kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kehati-hatian dan protokol kesehatan ketat wajib dilakukan di semua zona


Kamis, 03 Juni 2021 / 04:30 WIB


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

"Zonasi cenderung akhirnya menimbulkan rasa aman semu dan menurut saya juga saat ini belum ada yang zona hijau di Indonesia. Secara umum ya mau ke zona hijau atau merah sangat berbahaya riskan jadi harus dibatasi banget mobilitasnya dari penduduk," ujarnya.

Terkait zona merah, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Ajib Hamdani mengatakan, selama ini Ia menghindari bepergian ke wilayah dengan status zona merah.

Baca Juga: Prudential dukung percepatan vaksinasi covid-19 lewat aplikasi Pulse

"Namun bila harus ke sana, pastinya saya memastikan kondisi tubuh fit dan prima, membawa bekal obat-obatan ringan, vitamin, masker yang cukup, hand sanitizer dan lainnya," kata Ajib.

Selain itu, Ajib juga memastikan jadwal secara detail agar lebih efektif dan efisien ketika terpaksa bepergian ke wilayah dengan status zona merah.

"Kebetulan di saat pandemi seperti ini saya pun benar-benar pergi seperlunya dan segera kembali selesai acara. Kegiatan bisnis atau keorganisasian, semaksimal mungkin via online," jelasnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×