kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Kasus Omicron di Indonesia Terus Bertambah, Kenali Lagi Gejala Varian Ini


Kamis, 23 Desember 2021 / 15:05 WIB
ILUSTRASI. Kasus Omicron di Indonesia terus bertambah. Kenali lagi gejala varian Omicron.


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

Coetzee menggambarkan gejala Omicron sebagai "sangat, sangat ringan" dibandingkan dengan varian Delta. 

Dia juga mengatakan, tidak seperti varian lain, pasien tidak melaporkan kehilangan penciuman atau rasa dan tidak ada penurunan kadar oksigen yang signifikan.

Sebuah penelitian di Afrika Selatan, yang belum ditinjau oleh rekan sejawat, menyebutkan, ada pengurangan risiko rawat inap dan penyakit parah pada orang yang terinfeksi dengan varian Omicron versus Delta.

Meskipun, penelitian itu mengungkapkan, beberapa di antaranya mungkin karena tingginya kekebalan populasi.

Tetapi, para peneliti di Imperial College London (ICL) mengatakan, "Kami tidak menemukan bukti (untuk risiko rawat inap dan status gejala) Omicron memiliki tingkat keparahan yang berbeda dari Delta". 

Dan, para ahli kesehatan juga khawatir dengan kecepatan penyebaran varian Omicron akan mengimbangi pengurangan keparahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×