Kasus corona meledak, ini 6 cara sederhana mencegah penularan Covid-19

Jumat, 18 Juni 2021 | 10:23 WIB Sumber: Kompas.com
Kasus corona meledak, ini 6 cara sederhana mencegah penularan Covid-19

ILUSTRASI. Kasus corona meledak, ini 6 cara sederhana mencegah penularan Covid-19

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Kekhawatiran ledakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran 2021 menjadi kenyataan. Lakukan beberapa cara sederhana ini untuk mencegah penularan Covid-19.

Kasus Covid-19 kembali melonjak di sejumlah daerah di Indonesia. Melansir data Satgas Covid-19, hingga Kamis (17/6) ada tambahan 12.624 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.950.276 kasus positif Covid-19. Sehari sebelumnya, yakni pada Rabu (16/6), tambahan kasus positif Covid-19 juga banyak, mencapai 9.944 orang.

Dengan lonjakan kasus Covid-19, penting untuk kembali mengingat protokol kesehatan yang perlu kita terapkan secara lebih ketat demi menghindari penularan yang lebih luas. Selain lonjakan kasus, adanya sejumlah mutasi virus yang sudah masuk ke Indonesia juga perlu menjadi perhatian.

Para pakar mengingatkan untuk lebih berhati-hati dan memperkuat komitmen kita dalam mencegah penularan Covid-19. Sayangnya, masih banyak yang menganggap protokol kesehatan Covid-19 memberatkan kita dalam beraktivitas.

Baca juga: Kasus corona meledak, ini cara membedakan gejala demam berdarah dan Covid-19

Padahal, mencegah penularan Covid-19 sebetulnya dapat dilakukan dengan melakukan sejumlah cara dan kebiasaan sederhana. Berikut cara sederhana yang perlu kita terapkan untuk mencegah penularan Covid-19:

1. Menggunakan masker dengan ukuran pas

Cara sederhana pertama untuk mencegah penularan Covid-19 adalah menggunakan masker dengan ukuran pas. Melansir Self, masker menjadi salah satu benda penting yang harus selalu digunakan ketika beraktivitas di luar rumah demi menekan penularan Covid-19.

Masker melindungi kita dari menghirup tetesan pernapasan (droplet) orang lain yang mungkin mengandung virus corona sekaligus mencegah tetesan dari diri kita agar tak terhirup orang lain. Masker paling efektif untuk tujuan ini adalah respirator N95 dan KN95.

Namun, kita tak perlu selalu memakai tersebut karena lebih penting digunakan untuk profesional perawatan kesehatan. Kita dapat menggunakan masker bedah tiga lapis, disusul masker kain dua dan tiga lapis.

Untuk perlindungan ekstra, kita dapat menggunakan dua masker, yakni masker bedah di dalam dan masker kain di luar. Namun, kondisi ini sebetulnya membuat sebagian orang merasa sulit bernapas.

Hal terpenting adalah mengenakan masker yang pas dengan wajah kita, artinya tidak terlalu longgar dan nyaman digunakan. Sebab, masker yang masih menyisakan celah masih memungkinkan droplet masuk ke dalam masker karena terhirup lewat udara.

Tapi, jika memakai dua masker tak masalah, maka itu akan lebih baik daripada menggunakan satu masker. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan untuk mencuci tangan sebelum dan ketika melepas masker, memastikan masker menutupi mulut, hidung, dan dagu, serta buang masker bekas pakai di dalam kantung plastik sebelum dIbuang. Jika menggunakan masker kain, pastikan mencucinya setelah dipakai.

Simak cara sederhana mencegah penularan Covid-19 di halaman selanjutnya

2. Vaksinasi

Cara sederhana kedua untuk mencegah penularan Covid-19 adalah mengikuti program vaksin Covid-19. Indonesia dan banyak negara di dunia sudah memulai program vaksinasi. Ketika memungkinkan dan mendapat kesempatan untuk vaksinasi, segeralah lakukan.

Vaksinasi sangat penting mengingat sejumlah varian virus Covid-19 mulai beredar di Indonesia, termasuk varian Delta. Salah satu vaksin yang sedang didistribusikan ke masyarakat Indonesia adalah AstraZeneca. Mengutip Kompas.com, Jumat (18/6/2021), vaksin AstraZeneca menawarkan perlindungan tingkat tinggi terhadap varian Delta atau varian dari India.

Riset dari Public Health England (PHE) memperlihatkan, 92 persen vaksin AstraZeneca efektif mencegah rawat inap setelah pemberian dua dosis vaksin terhadap varian Delta. Data yang sama juga menunjukkan, vaksin AstraZeneca efektif melawan varian virus corona B.1.1.7 atau Alpha, yang awalnya ditemukan di Inggris, hingga 86 persen.

Semakin cepat masyarakat melakukan vaksinasi, kita akan lebih cepat mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok, yakni mencapai 70 persen populasi.

3. Memastikan ventilasi yang baik

Cara sederhana ketiga untuk mencegah penularan Covid-19 adalah memastikan ventilasi udara bekerja dengan baik, di rumah maupun di tempat aktivitas lain. Dalam sejumlah kasus, Covid-19 juga menyebar melalui transmisi udara. Artinya, sejumlah partikel kecil udara mengandung virus yang mungkin akan berkeliaran di udara lebih jauh dari 2 meter.

Transmisi udara cenderung terjasi ketika seseorang berada di dalam ruangan, tanpa masker, dan dengan durasi setidaknya 15 menit. Memiliki ventilasi yang baik dapat membantu mengurangi kemungkinan doplet dan transmisi udara terjadi.

Sebab, aliran udara pada dasarnya akan membawa droplet yang mungkin mengandung virus corona daripada membiarkan orang menghirupnya atau jatuh ke mata, hidung, atau mulut seseorang.

Untuk meningkatkan sirkulasi aliran udara, kita dapat membuka jendela, pintu (jika aman), berada di luar ruangan, serta menggunakan kipas angin atau sistem penyaringan udara di dalam ruangan.

4. Sering mencuci tangan

Cara keempat keempat untuk mencegah penularan Covid-19 adalah sering mencuci tangan. Droplet dan partikel aerosol yang menyebarkan Covid-19 juga dapat mendarat di permukaan benda, termasuk permukaan yang sering disentuh. Jika seseorang menyentuh salah satunya dan kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulutnya, ia bisa terinfeksi.

Meski bukan cara penularan utama, namun kita harus tetap mencegahnya. Jadi, pastikan membersihkan ruangan bersama secara teratur dan sering mencuci tangan. Cucilah tangan terutama pada waktu-waktu tertentu, seperti sebelum makan, sebelum menyentuh wajah, dan setelah dari kamar mandi.

Jika berada dalam situasi tidak dapat mencuci tangan, kita bisa menggunakan hand sanitizer dengan setidaknya 60 persen alkohol.

Simak cara sederhana mencegah penularan Covid-19 di halaman selanjutnya

5. Menghindari kerumunan

Cara sederhana kelima untuk mencegah penularan Covid-19 adalah menghindari kerumunan. Salah satu cara terpenting untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah mengurangi jumlah waktu yang kita habiskan bersama orang-orang yang tidak tinggal satu rumah dengan kita.

Untuk itu, hindari pula pertemuan yang tidak penting dengan sejumlah kecil orang, apalagi berkumpul dalam kerumunan yang lebih besar. Kerumunan berpotensi membuat seseorang lebih berisiko tertular Covid-19 dan, jika menyebar. Apalagi jika berada di dalan ruangan dan tanpa masker.

6. Jaga jarak

Cara sederhana keenam untuk mencegah penularan Covid-19 adalah menjaga jarak. Penularan terjadi ketika seseorang yang memiliki virus corona batuk, bersin, berbicara, atau berteriak, yang menyebabkan mereka mengeluarkan droplet mengandung virus.

Kemudian, orang lain menghirup droplet tersebut atau droplet mendarat di mata, hidung, atau mulut orang tersebut sehingga mereka terinfeksi. Artinya, menjaga jarak harus tetap dilakukan terhadap orang-orang yang tidak tinggal bersama kita setidaknya dua meter. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan menghirup droplet orang lain mencapai.

Itulah beberapa cara sederhana untuk mencegah penularan Covid-19. Biasakan menerapkan cara-cara mencegah penularan Covid-19 di atas agar tidak ada keluarga yang terinfeksi virus corona.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Covid-19 Melonjak, Ini 6 Hal Sederhana untuk Cegah Penularan",

Editor : Nabilla Tashandra

Selanjutnya: Inilah tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 di Jakarta

 

 

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Adi Wikanto
Terbaru