Kesehatan Umum

Kanker tulang, penyakit langka di dunia, kenali gejala dan cara deteksinya

Sabtu, 21 November 2020 | 04:10 WIB Sumber: Kompas.com
Kanker tulang, penyakit langka di dunia, kenali gejala dan cara deteksinya


Melansir Medical News Today, dokter dapat mendiagnosis pasien menderita kanker tulang dengan melihat sejumlah gejala yang terjadi. Namun, untuk memastikannya, dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan, seperti:

1. Foto rontgen

Pemeriksaan foto rontgen dapat dilakukan untuk mengetahui kerusakan tulang yang mungkin terjadi akibat kanker, serta ada tidaknya pertumbuhan tulang baru. Rontgen juga dapat memperlihatkan kepada dokter apakah gejala yang dialami pasien disebabkan oleh kanker tulang atau kondisi lain, seperti patah tulang.

2. CT-scan

CT scan adalah pemeriksaan sinar X dengan bantuan komputer untuk menghasilkan gambar bagian tubuh dalam bentuk tiga dimensi. CT scan biasanya dilakukan untuk melihat apakah kanker telah menyebar ke organ lain.

3. MRI

Magnetic resonance imaging (MRI) bisa digunakan untuk melihat dengan lebih jelas ukuran kanker, dan tingkat penyebarannya di dalam atau di area sekitar tulang.

4. Biopsi

Biopsi adalah pengambilan sampel jaringan tulang yang diduga terkena kanker untuk diperiksa dengan mikroskop. Biopsi merupakan metode paling akurat dalam mendiagnosis kanker tulang.

Selain dapat menentukan jenis kanker tulang yang diderita pasien, biopsi juga dapat mendeteksi stadium dan penyebaran kanker. Biopsi bisa dilakukan dengan operasi lubang kunci atau dengan bedah terbuka.

Baca juga: Diskon hingga 50% di promo KJSM Hari Hari Swalayan 19 November

Berbagai pemeriksaan penunjang di atas juga bisa digunakan untuk menentukan stadium atau tingkat keparahan kanker tulang yang terjadi. Setidaknya ada empat stadium dalam kasus kanker tulang, yaitu:

  • Stadium 1, di mana kanker masih di satu area tulang
  • Stadium 2, di mana sel kanker sudah mulai membesar
  • Stadium 3, yakni kanker sudah menyebar ke lebih dari satu area pada tulang yang sama
  • Stadium 4, di mana kanker telah menyebar ke organ lain di dalam tubuh, seperti paru-paru, hati, atau otak

Pengangkatan dengan pembedahan adalah pengobatan yang paling umum untuk kanker tulang, tetapi kemoterapi dan terapi radiasi juga dapat digunakan. Keputusan untuk menggunakan pembedahan, kemoterapi, atau terapi radiasi didasarkan pada jenis kanker tulang yang dirawat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Gejala Kanker Tulang yang Perlu Diwaspadai",

Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Irawan Sapto Adhi

Selanjutnya: Relawan penanganan Covid-19 mundur, ini respon Ketua Satgas Doni Monardo

 

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Adi Wikanto


Terbaru