kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kabar Bagus untuk Penderita Stroke, Ini 8 Jenis Makanan yang Aman Dikonsumsi


Kamis, 27 Juli 2023 / 08:19 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

5. Makanan bergizi lengkap dan seimbang 

Tidak ada satu makanan pun yang bisa memberikan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh. 

Untuk itu, setiap orang termasuk orang stroke, perlu memenuhi gizi lengkap dan seimbang yang terdiri atas buah, sayur, biji-bijian, dan protein berlemak sehat. 

Menurut pedoman Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan, dalam satu sesi makan setidaknya pastikan ada makanan pokok, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan. 

6. Kurangi asupan gula 

Rajin mengonsumsi gula atau makanan dan minuman manis juga bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, dan obesitas. 

Ketiga penyakit tersebut bisa menaikkan risiko seseorang terkena stroke. 

Penderita stroke wajib mengurangi atau meminimalkan asupan gula setiap hari. 

Tak hanya gula pasir, batasi juga asupan gula aren, madu, selai, dan segala sesuatu yang bercita rasa manis kecuali buah dan sayur. 

Baca Juga: Ini Tanda Stroke Ringan yang Tidak Boleh Disepelekan

7. Makanan kaya kalium 

Rekomendasi makanan untuk penderita stroke lainnya yakni asupan yang banyak mengandung kalium. 

Kalium penting untuk menjaga fungsi jantung dan melancarkan pembuluh darah agar tetap sehat. 

Makanan yang kaya akan kalium di antaranya pisang, aprikot, jeruk, melon, apel, kentang, ubi jalar, bayam, timun, dan tomat.

Baca Juga: Ini Buah-Buahan Tinggi Serat yang Baik dan Aman Dikonsumsi Secara Rutin




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×