Inilah tanaman yang ampuh sebagai obat DBD, ada pepaya, cabai jawa, pare dll

Senin, 06 Juli 2020 | 17:58 WIB Sumber: Kompas.com
Inilah tanaman yang ampuh sebagai obat DBD, ada pepaya, cabai jawa, pare dll

ILUSTRASI. Paria, peria atau pare yang memiliki nama latin Momordica charantia sudah jamak ditemui. Rasanya yang pahit ternyata menyimpan khasiat. Foto wikimedia.org

8. Cabai Jawa (Piper retrofractum)

Meski memiliki nama lokal cabai Jawa, tanaman ini sebenarnya tidak berkerabat dengan cabai (Capsicum annuum). Tanaman ini adalah jenis rempah yang berkerabat dengan lada.

Tanaman ini biasanya juga dikenal sebagai cabai jamu yang biasanya diuntai dan dikeringkan. Ia sering dimanfaatkan sebagai bumbu masak dan jamu. "Ekstrak etanol P. retrofractum menunjukkan aktivitas partikel virus yang tidak aktif atau 84,93 persen pada konsentrasi 100 μg mL − 1," tulis peneliti.

"Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ekstrak air cabai Jawa, P. retrofractum, memberikan tingkat aktivitas tertinggi terhadap larva nyamuk," sambung mereka.

Baca juga: Kesempatan terakhir lelang rumah Rp 345 juta di Tangerang, buruan!

9. Amis-amisan (Houttuynia cordata)

Amis-amisan adalah nama lokal (Jawa Tengah untuk Houttuynia cordata). Seperti patikan kebo, tanaman ini juga sering dianggap sebagai rumput liar saja. Mereka bisa hidup di berbagai jenis tanah.

Namun, rupanya tanaman yang dianggap sebagai rumput ini mempunyai khasiat untuk obat DBD. "Ekstrak etanol dari Houttuynia cordata mengungkapkan aktivitas anti-dengue dengan 35,99 pesen penghambatan terhadap DENV-2 dalam sel Vero pada konsentrasi 1,56 μg mL − 1," tulis peneliti.

"Ekstrak berair dari H. cordata menunjukkan tindakan penghambatan yang efektif terhadap DENV-2 melalui inaktivasi langsung partikel virus sebelum infeksi sel," imbuh mereka. Senyawa yang berkontribusi besar dalam pengobatan DBD adalah hyperoside.

10. Temu kunci (Boesenbergia rotunda)

Indonesia dikenal dengan kekayaan rempah-rempahnya. Salah satu yang cukup dikenal adalah temu kunci atau sering disebut jahe China. Rimpang temu kunci sering digunakan sebagai bumbu masakan.

Sedangkan daunnya dikenal untuk obat gangguan pencernaan. Untuk penelitian obat DBD ini, peneliti menggunakan ekstrak rimpang temu kunci. "Aktivitas beberapa senyawa yang diekstraksi dari B. rotunda untuk menghambat protease virus dengue telah diuji pada DENV-2," tulis peneliti. Hasilnya, ekstrak rimpang temu kunci menunjukkan penghambatan virus dengue pada tubuh.)

(Resa Eka Ayu Sartika)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Tanaman Tak Terduga yang Bisa Jadi Obat DBD", 

Editor: Adi Wikanto
Tag
Terbaru