kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.806.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.585   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ini panduan WHO terbaru hadapi Covid-19, khusus untuk usia orang dewasa


Jumat, 27 November 2020 / 03:40 WIB
Ini panduan WHO terbaru hadapi Covid-19, khusus untuk usia orang dewasa
ILUSTRASI. Jaga kesehatan di tengah Covid-19, ini pedoman WHO untuk aktivitas fisik orang dewasa.


Penulis: Mega Putri

KONTAN.CO.ID - WHO kembali mengingatkan untuk menjaga kesehatan dengan melakukan aktivitas fisik yang cukup. Aktivitas fisik yang baik dan teratur dapat menjauhkan dari penyakit berbahaya. 

Hal ini disampaikan WHO dalam WHO Guidelines on physical activity and sedentary behaviour. Menurut Badan Kesehatan Dunia WHO, semua aktivitas fisik bermanfaat dan bisa dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan, olahraga, dan rekreasi. 

WHO kemudian menggolongkan kebutuhan aktivitas fisik ini berdasarkan usia. Bagi anak-anak dan remaja, salah satu aktivitas fisik yang baik adalah aerobik 60 menit dalam sehari. 

Baca Juga: Hadapi Covid-19, ini pedoman WHO untuk aktivitas fisik bagi anak dan remaja

Jaga kesehatan di tengah Covid-19, pedoman WHO untuk aktivitas fisik orang dewasa.

Kebutuhan aktivitas fisik ini tentu berbeda untuk usia orang dewasa. Nah, inilah akktivitas fisik yang baik menurut WHO untuk orang dewasa usia 18 tahun hingga 64 tahun. 

1. Aktivitas fisik secara teratur

Menurut WHO, aktivitas fisik sangat bermanfaat untuk kelangsungan kesehatan orang dewasa. Aktivitas fisik yang baik dan teratur dapat mengurangi penyebab kematian, potensi penyakit jantung dan hipertensi.

Selain itu, aktivitas fisik yang teratur untuk orang dewasa dapat menjauhkan penyakit kanker, diabetes tipe 2 hingga kesehatan mental. Ini bermanfaat untuk mengurangi gejala cemas dan depresi. 


Survei KG Media

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×