kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.826   -2,00   -0,01%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ini jenis roti yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes


Rabu, 17 November 2021 / 15:07 WIB
Ini jenis roti yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes
ILUSTRASI. Roti multigrain baik dikonsumsi oleh penderita diabetes.


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penderita diabetes wajib selektif dalam mengonsumsi makanan. Ini jenis roti yang aman dikonsumsi penderita diabetes. 

Penderita diabetes memiliki kewajiban untuk mempertahankan kadar gula darah tetap stabil. 

Baca Juga: Musim mangga belum habis! Ini manfaat mangga untuk kesehatan

Hal ini penting, sebab untuk menghindari risiko komplikasi penyakit. 

Asal tahu saja, kadar gula darah yang tidak terkendali bisa memicu penyakit ginjal, jantung, dan stroke. 

Mengutip dari NDTV, penderita diabetes sebaiknya menghindari konsumsi roti putih. 

Mengapa penderita diabetes harus menghindari roti putih? 

Roti putih terbuat dari tepung putih yang penuh dengan pati. 

Makanan yang terbuat dari tepung putih bertindak seperti gula dan dicerna dengan cepat serta menurunkan gula darah. 

"Penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi sereal olahan karena indeks glikemiknya tinggi dan kurang serat. Kadar gula akan segera naik dan turun sangat cepat, flip yang segera membuatnya berbahaya," kata Konsultan Ahli Gizi Dr. Rupali Datta. 

Jenis roti apa yang baik dikonsumsi? 

Pendeirta diabetes sebaiknya mengonsumsi roti yang mengandung biji-bijian yang biasanya digunakan dalam roti multigrain dan roti gandum. 

Dr. Anju Sood, Ahli Gizi yang berbasis di Bangalore mengatakan penderita diabetes boleh mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. 

Alasannya, karbohidrat kompleks kaya akan serat yang membutuhkan waktu cerna lama di dalam tubuh. Dengan begitu, proses pelepasan gula pun terjadi sangat lambat dan menjaga kadar gula tetap terkendali. 

Baca Juga: Sering dianggap sehat, 3 makanan ini bisa meningkatkan kadar gula darah loh

Selanjutnya: Efektif menghilangkan komedo hitam, ini manfaat oatmeal untuk kecantikan kulit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×