kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.997   4,00   0,02%
  • IDX 9.171   37,19   0,41%
  • KOMPAS100 1.266   2,14   0,17%
  • LQ45 895   1,42   0,16%
  • ISSI 336   1,76   0,53%
  • IDX30 458   2,82   0,62%
  • IDXHIDIV20 541   3,00   0,56%
  • IDX80 141   0,22   0,16%
  • IDXV30 150   0,84   0,56%
  • IDXQ30 147   0,89   0,61%

Ini Gejala Khas Omicron: Mirip Flu, Tenggorokan Terasa Nyeri


Selasa, 25 Januari 2022 / 05:25 WIB
Ini Gejala Khas Omicron: Mirip Flu, Tenggorokan Terasa Nyeri
ILUSTRASI. Ada gejala khas Omicron yang membedakannya dari penyakit lain.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada gejala khas Omicron yang membedakannya dari penyakit lain. 

Dalam diskusi daring bertajuk "Super Immunity on Covid-19 : What and How?", Sabtu (22/1/2022); Dokter Spesialis Paru Konsultan, Dr dr Erlina Burhan MSc., Sp.P(K) mengungkapkan gejala-gejala khas dari infeksi Omicron antara lain: 

- Hidung tersumbat atau rinore 
- Batuk 
- Nyeri tenggorokan 
- Tenggorokan gatal 

"Jadi gejala klinis yang khas dan terbanyak dari infeksi Omicron ini adalah hidung tersumbat atau rinore, dan gejala khas lainnya adalah batuk, nyeri tenggorok, terutama tenggorokan gatal," kata dia. 

Gejala lainnya lagi yang cukup sering tapi tidak khas dialami pasien Omicron adalah mudah lelah, sakit kepala, dan nyeri otot. Dengan indikasi gejala-gejala ringan yang hampir menyerupai sakit flu ini, Erlina mengingatkan agar petugas kesehatan lebih memperhatikan lagi perbedaannya. 

Baca Juga: Kasus Covid-19 Omicron Naik Jadi 1.626, Ini Gejala Khas dan Perbedaan dengan Flu

"Tolong dicermati ini, gejala yang khas (infeksi Omicron). Memang sedikit mirip dengan flu, tapi flu itu jarang loh nyeri tenggorok dan jarang tenggorokan gatal," jelasnya. 

"Flu biasanya pilek yang disertai batuk," tambahnya. 

Omicron menyerang bronkus 

Berdasarkan data laporan CDC dari 43 kasus infeksi Omicron di Amerika Serikat bulan Desember 2021, gejala yang paling sering dilaporkan adalah sebagai berikut: 

- Batuk, 89 persen 
- Fatigue (kelelahan), 65 persen
- Hidung tersumbat atau rinore, 59 persen 
- Demam, 38 persen 
- Mual atau muntah, 22 persen 
- Sesak napas, 16 persen 
- Diare, 11 persen 
- Anosmia atau ageusia, 8 persen 

Baca Juga: Telinga Sakit dan Berdenging Bisa Jadi Gejala Baru Varian Omicron, Segera Periksa




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×