kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Ini dia Evali, penyakit paru misterius akibat rokok elektrik


Kamis, 16 Januari 2020 / 23:35 WIB
Ini dia Evali, penyakit paru misterius akibat rokok elektrik
ILUSTRASI. Penggemar rokok elektrik atau vape menunjukan kebolehannya di sela acara 'I Choose to be Healthier' di Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019).


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Belum ada tes tunggal yang bisa mengidentifikasikan seseorang menderita Evali. Sebab, kondisi Evali memiliki kemiripan dengan kasus flu dan pneumonia lain, yakni:

  • Sesak napas
  • Batuk
  • Sakit dada
  • Demam dan menggigil
  • Diare, mual, dan muntah
  • Takikardia (detak jantung cepat)
  • Takipnea (pernapasan cepat dan dangkal)

Namun diagnosis EVALI bisa dipenuhi ketika pasien melaporkan penggunaan vape selama 90 hari sebelum gejala pertama kali dirasakan. Selain itu, X-ray maupun CT scan menunjukkan bintik-bintik yang tampak kabur di paru-paru.

Baca Juga: Catat, Instagram larang influencer promosikan vape, rokok, dan senjata

Namun, tidak ada jenis infeksi paru lain yang terdeteksi. Ini berarti, tes untuk virus maupun infeksi bakteri lain negatif.

CDC maupun Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat merekomendasikan agar orang-orang tidak menggunakan rokok elektrik yang mengandung THC.

Selain itu, mereka menganjurkan agar tidak menambahkan vitamin E asetat ke dalam produk vape. Masyarakat juga diimbau untuk sebaiknya menghindari produk vape apa pun karena belum diketahui dengan pasti zat tunggal penyebab Evali.

Baca Juga: Beberapa pakar kesehatan sepakat perlu kajian komprehensif terkait rokok elektrik

Para pengguna vape juga diimbau untuk selalu memantau kesehatannya dan lekas mengunjungi penyedia layanan kesehatan bila mengalami gejala seperti di atas.

Penulis: Nur Rohmi Aida

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal EVALI, Penyakit Paru Misterius akibat Rokok Elektrik"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×