kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.010   -39,00   -0,23%
  • IDX 7.200   152,19   2,16%
  • KOMPAS100 995   23,62   2,43%
  • LQ45 732   16,48   2,30%
  • ISSI 256   4,99   1,99%
  • IDX30 397   8,50   2,19%
  • IDXHIDIV20 495   7,54   1,55%
  • IDX80 112   2,64   2,41%
  • IDXV30 137   1,34   0,99%
  • IDXQ30 129   2,52   1,99%

Ini cara bedakan radang tenggorokan biasa dengan gejala corona


Rabu, 17 Juni 2020 / 05:48 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kesehatan seperti perempuan; kelelahan; sakit leher; stres; relaksasi. Gejala hipertiroid seringkali menyerang penderita terutama pada bagian tubuh yang sering gemetaran, banyak mengeluarkan keringat, jantung berdebar-debar dan tubuh mengurus ka


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Beda penyebab radang tenggorokan

Radang tenggorokan adalah penyakit yang gejalanya sangat umum dan bisa menyerupai penyakit lain. Rasa tak nyaman karena radang tenggorokan bisa mirip flu, pilek, bahkan Covid-19 atau infeksi virus corona.

"Radang tenggorokan bisa disebabkan infeksi virus atau bakteri. Bisa juga karena alergi, asam lambung naik, stres, sampai dehidrasi," jelas Michael Lerner, MD, pakar laring dari Yale Medicine.

Baca juga: Kemendag izinkan ekspor bahan baku masker, bagaimana pasokan di dalam negeri

Masalah kesehatan tersebut dapat memicu peradangan karena kerusakan pada lapisan tenggorokan. Menurut Dr. Lerner, jika Anda mengalami radang tenggorokan disertai demam, sakit kepala, batuk kering, belum tentu kondisi tersebut terkait virus corona.

Untuk memastikannya, Anda perlu melakukan pemeriksaan tes Covid-19.

Cara mengobati radang tenggorokan

Dr. Lerner menjelaskan, cara mengatasi radang tenggorokan perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Jika radang tenggorokan karena virus corona, influenza, atau virus lainnya, menurut Dr. Lerner, radang tenggorokan bisa sembuh dengan sendirinya.

Namun, selama fase penyembuhan, pasien disarankan untuk minum banyak air putih, minum obat penghilang rasa sakit, dan menjaga kelembaban tenggorokan.

Jika radang tenggorokan disebabkan stres, imun melemah, atau selain virus, Dr. Lerner menyarankan penderita cukup istirahat, banyak minum, dan mengonsumsi tablet hisap antiradang tenggorokan. Apabila gejala radang tenggorokan tidak kunjung reda selama beberapa hari, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter.

(Mahardini Nur Afifah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Radang Tenggorokan dan Gejala Virus Corona",

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×