Ini 5 Gejala Utama Omicron, Dokter Bilang Banyak yang Tak Menyadarinya

Sabtu, 12 Maret 2022 | 04:50 WIB Sumber: Open Access Government,Deseret.com
Ini 5 Gejala Utama Omicron, Dokter Bilang Banyak yang Tak Menyadarinya


KONTAN.CO.ID - Virus Covid-19 varian Omicron lebih menular daripada Delta. Itu sebabnya, Anda harus bergerak cepat dalam mencari tahu apakah Anda terinfeksi atau tidak.

Mengutip Open Access Government, dalam konferensi pers Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini, Dr Abdi Mahamud mengatakan: “Jadi, sementara semua orang mengatakan Omicron lebih ringan, saya pikir kami melewatkan titik bahwa setengah juta orang telah meninggal sejak ini terdeteksi."

Varian Omicron terus mendominasi kesehatan masyarakat global. Di sisi lain, program vaksinasi di beberapa negara terus berlangsung dan berhasil. Namun, ada negara-negara lain menghadapi kemungkinan gelombang kelima, di mana kurang dari 50% populasi yang sudah divaksinasi sepenuhnya. 

Mereka menghadapi keragu-raguan vaksin, masalah infrastruktur, dan masalah kesehatan masyarakat yang ada.

Di negara-negara seperti Ukraina, menghadapi kekerasan Rusia, akses ke pasokan oksigen medis adalah masalah besar lainnya. Tanpa akses ke oksigen, individu yang dirawat di rumah sakit dengan COVID yang parah tidak akan memiliki perawatan.

Baca Juga: Ada 26.336 Kasus Baru Covid-19 10 Maret 2022, Ini Gejala Omicron Jika Sudah Vaksin 2x

Di tempat lain, pembatasan Covid-19 telah dilonggarkan sepenuhnya. Di Inggris, orang yang dites positif terkena virus diizinkan secara hukum untuk bergaul dengan penduduk lainnya. Masker juga tidak lagi diperlukan. Inggris memiliki salah satu tingkat kematian tertinggi di dunia, jika dibandingkan dengan jumlah poulasi.

Tapi jangan lupa. Virus ini terus menjadi ancaman aktif, bagi miliaran orang.

Sebuah pernyataan oleh WHO pada Senin (7/3/2022) mengatakan: “Ketika kita memasuki tahun ketiga pandemi, SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, menyebar di antara orang-orang pada tingkat yang intens secara global. Ada banyak faktor yang mendorong transmisi. Salah satunya adalah munculnya kekhawatiran varian yang sangat menular, yang terbaru adalah Omicron. Virus terus berevolusi dan risiko munculnya varian di masa depan tinggi.”

Baca Juga: Omicron Mutasi Lagi Menjadi BA.3, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru