kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

​Ibu menyusui boleh puasa atau tidak? Ini penjelasannya


Selasa, 13 April 2021 / 12:41 WIB
ILUSTRASI. ?Ibu menyusui boleh puasa atau tidak? Ini penjelasannya.


Penulis: Virdita Ratriani

Sementara, bagi ibu menyusui dengan bayi usia di atas 6 bulan, bisa mulai melakukan puasa Ramadan dengan lebih nyaman. 

Soalnya, bayi dengan usia ini sudah mulai makan makanan pendamping ASI. Alhasil, sesi menyusui sudah tidak setinggi atau sebanyak ibu dengan bayi usia di bawah 6 bulan. 

Sementara laman WHO menyebutkan, wanita hamil dan ibu menyusui harus merujuk ke dokter mereka untuk mendapatkan rekomendasi dari dokter apakah boleh puasa atau tidak.

Selain itu, WHO juga merekomendasikan beberapa contoh menu buka berbuka puasa yang bisa dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Yakni, sup yang kaya akan sayuran, salad sayuran hijau, labu, terong, dada ayam, dan minum banyak air yang bisa ditambahkan dengan irisan lemon dan daun mint untuk menambah rasa. 

Sedang contoh menu sahur yang bisa dinikmati oleh ibu hamil dan menyusui antara lain minimal dua potong roti tawar, telur dadar dicampur sayur, telur rebus, dan sayuran.

Selanjutnya: Sering tidak disadari, berikut ​15 tanda-tanda hamil

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×