kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.684   98,00   0,56%
  • IDX 6.472   -251,10   -3,73%
  • KOMPAS100 859   -34,28   -3,84%
  • LQ45 639   -19,17   -2,91%
  • ISSI 234   -9,23   -3,80%
  • IDX30 362   -8,81   -2,37%
  • IDXHIDIV20 448   -7,11   -1,56%
  • IDX80 98   -3,62   -3,55%
  • IDXV30 127   -2,72   -2,10%
  • IDXQ30 117   -2,18   -1,83%

Hati-hati, lima kebiasaan ini bisa membahayakan kesehatan


Sabtu, 07 September 2019 / 12:51 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Wanita Tidur


Sumber: TribunNews.com | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tanpa sadar perilaku kita setiap hari ada yang berefek tak baik bagi tubuh, mirisnya hal-hal itu justru jadi kebiasaan.

Maka mulai sekarang ubah kebiasaan buruk ini, demi kesehatan jangka panjang.

Seperti tidur terlalu lama yang sering kali dilakukan orang ketika tak kegiatan penting lain.

Lalu, apa saja kebiasaan sehari-hari yang buruk bagi kesehatan ?

Melansir dari Bright Side, Tribunstyle.com mengumpulkan 5 kebiasaan sehari-hari yang paling umum yang secara perlahan dan diam-diam merusak kesehatan kita.

1. Pakai gadget sambil tiduran

Studi terbaru menunjukkan bahwa menggunakan perangkat elektronik sebelum tidur akan mengurangi kualitas tidur.

Survey National Sleep Foundation menunjukkan bahwa sekitar 89% orang dewasa dan 75% anak-anak memiliki setidaknya satu perangkat elektronik di kamar mereka.

Menggunakan perangkat elektronik sebelum tidur juga menyebabkan bertambah berat badan dan memicu kelelahan di siang hari.

Ini juga memengaruhi tingkat produktivitas, kemampuan belajar, dan tingkat stres kita.

2. Makan terlalu cepat

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa makan cepat dan mengunyah makanan terlalu cepat dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan.

Makan cepat dapat menyebabkan bertambahnya berat badan dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, juga stroke.

Baca Juga: Kekuatan tubuh ibu hamil itu setara atlet lari jarak jauh

Pemakan cepat juga lebih cenderung makan berlebihan, karena dibutuhkan sekitar 20 menit oleh otak untuk mengirimkan sinyal kenyang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×