kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Hamil kosong alias blighted ovum: Tanda-tanda, penyebab, dan cara mengatasinya


Senin, 25 Januari 2021 / 14:39 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi ibu hamil


Penulis: Virdita Ratriani

Penyebab pasti dari hamil kosong atau blighted ovum tidak diketahui. Hal ini diduga disebabkan oleh kelainan kromosom yang terjadi di dalam sel telur yang telah dibuahi. 

Kelainan kromosom tersebut kemungkinan disebabkan oleh genetika atau kualitas sel telur atau sperma yang buruk.

Selain itu, hamil kosong juga dikaitkan dengan kelainan pada kromosom 9. Jika Anda mengalami kehamilan kosong berulang kali, pertimbangkan untuk berbicara dengan dokter untuk menganalisis kromosom embrio Anda.

Blighted ovum dapat terjadi begitu awal saat kehamilan sehingga tidak dikenali. Kehamilan kosong dapat terjadi berulang, namun kebanyakan wanita yang pernah mengalami kehamilan kosong dapat memiliki kehamilan dan bayi yang sehat.

Baca Juga: Jangan salah, kenali gejala hamil muda

Bisakah kehamilan kosong dicegah?

Kehamilan kosong tidak dapat dicegah. Beberapa faktor seperti genetik, kualitas sel telur, dan kualitas sperma bisa menjadi penyebab kehamilan kosong.  

Sejumlah tes dapat membantu menghindari atau mengatasi kehamilan kosong, di antaranya: 

  • Preimplantation Genetic Screening (PGS), yaitu analisis genetik embrio yang dapat dilakukan sebelum implantasi ke dalam rahim.
  • Analisis air mani, yang digunakan untuk menentukan kualitas sperma. 
  • Tes follicle stimulating hormone (FSH) atau anti-mullerian hormone (AMH), yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kualitas telur. 

Selanjutnya: Hamil anggur: ciri-ciri, penyebab, komplikasi, cara pencegahan, dan faktor risiko

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×