kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Gejala Awal Penyakit Autoimun, Cermati dengan Hati-Hati!


Kamis, 28 April 2022 / 08:45 WIB
Gejala Awal Penyakit Autoimun, Cermati dengan Hati-Hati!


Reporter: Helvana Yulian | Editor: Helvana Yulian

Dari beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko penyakit autoimun, biasanya gejala awal yang terjadi ditandai dengan beberapa hal berikut ini: 

1. Kelelahan 

2. Nyeri otot 

3. Bengkak dan kemerahan pada kulit 

4. Demam ringan 

5. Kesulitan berkonsentrasi 

6. Mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki 

7. Rambut rontok 

8. Ruam kulit 

Baca Juga: 5 Cara Efektif Mengatasi Kantuk Saat Berpuasa

Beberapa jenis penyakit autoimun juga memiliki gejala uniknya sendiri. Misalnya, diabetes tipe 1 menyebabkan rasa haus yang ekstrem, penurunan berat badan, dan kelelahan. 

Penyakit peradangan usus menyebabkan sakit perut, kembung, dan diare. Penyakit autoimun seperti psoriasis atau rheumatoid arthritis, gejalanya bisa datang dan pergi. 

Suatu periode gejala disebut flare-up, dan periode ketika gejala hilang disebut remisi. Gejala mungkin datang dan pergi seiring waktu. 

Jadi, gejala seperti kelelahan, nyeri otot, pembengkakan, dan kemerahan bisa menjadi gejala awal penyakit autoimun.  

Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala di atas. Makin cepat penyakit autoimun terdiagnosa dan ditangani, makin besar kemungkinan komplikasinya dapat dihindari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×