kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Gejala Awal Penyakit Autoimun, Cermati dengan Hati-Hati!


Kamis, 28 April 2022 / 08:45 WIB
Gejala Awal Penyakit Autoimun, Cermati dengan Hati-Hati!


Reporter: Helvana Yulian | Editor: Helvana Yulian

Dari beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko penyakit autoimun, biasanya gejala awal yang terjadi ditandai dengan beberapa hal berikut ini: 

1. Kelelahan 

2. Nyeri otot 

3. Bengkak dan kemerahan pada kulit 

4. Demam ringan 

5. Kesulitan berkonsentrasi 

6. Mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki 

7. Rambut rontok 

8. Ruam kulit 

Baca Juga: 5 Cara Efektif Mengatasi Kantuk Saat Berpuasa

Beberapa jenis penyakit autoimun juga memiliki gejala uniknya sendiri. Misalnya, diabetes tipe 1 menyebabkan rasa haus yang ekstrem, penurunan berat badan, dan kelelahan. 

Penyakit peradangan usus menyebabkan sakit perut, kembung, dan diare. Penyakit autoimun seperti psoriasis atau rheumatoid arthritis, gejalanya bisa datang dan pergi. 

Suatu periode gejala disebut flare-up, dan periode ketika gejala hilang disebut remisi. Gejala mungkin datang dan pergi seiring waktu. 

Jadi, gejala seperti kelelahan, nyeri otot, pembengkakan, dan kemerahan bisa menjadi gejala awal penyakit autoimun.  

Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala di atas. Makin cepat penyakit autoimun terdiagnosa dan ditangani, makin besar kemungkinan komplikasinya dapat dihindari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×