kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Fadli Zon Covid-19 dengan gejala batuk, ini perbedaan dibanding batuk biasa


Senin, 31 Mei 2021 / 17:02 WIB
Fadli Zon Covid-19 dengan gejala batuk, ini perbedaan dibanding batuk biasa
ILUSTRASI. Fadli Zon Covid-19 dengan gejala batuk, ini perbedaan dibanding batuk biasa


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Meski sudah menjalani vaksin corona, Anggota DPR Fadli Zon terinfeksi Covid-19. Fadli Zon positif Covid-19 dengan gejala batuk-batuk. Apa perbedaan batuk biasa dengan gejala Covid-19? Bagaimana cara membedakan batuk biasa dengan batuk gejala Covid-19?

Anggota DPR, Fadli Zon mengumumkan dirinya positif Covid-19 melalui akun Twitter-nya, Minggu (30/5/2021) malam. "Di hari-hari menjelang 50 tahun, akhirnya saya terpapar Covid-19," kata Fadli Zon, dikutip dari akun Twitter @fadlizon.

Menurut Fadli Zon, ia positif Covid-19 dengan gejala batuk. Batuk merupakan salah satu gejala Covid-19 yang dialami banyak orang.

Batuk gejala Covid-19 berupa batuk kering. Batuk kering adalah batuk yang tidak mengeluarkan lendir atau dahak dari saluran pernafasan.

Melansir Medical News Today, sebanyak 60–70 persen orang yang mengalami gejala Covid-19 mengalami batuk kering sebagai gejala awal. Namun tidak semua batuk kering terindikasi Covid-19. Hanya dalam kondisi-kondisi tertentu, munculnya gejala batuk kering berhubungan dengan Covid-19.

Gejala umum Covid-19

Batuk kering adalah gejala awal Covid-19 yang umum. Menurut penelitian yang diterbitkan di Lancet, sebanyak 60–70 persen orang terinfeksi Covid-19 mengalami batuk kering sebagai gejala awal.

Namun, beberapa kondisi lain dapat menyebabkan batuk kering, di antaranya:

  • Asma
  • Fibrosis paru idiopatik
  • Penyakit refluks gastroesofagus disebut juga GERD
  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Kanker paru-paru.

Baca juga: Covid-19 rata-rata memakan 4 nyawa manusia Indonesia setiap jamnya

Batuk kering yang disertai gejala lain dapat mengindikasikan Covid-19 sebagai penyebabnya. Berikut ini gejala terkaitnya:

  • Sakit kepala
  • Nyeri otot atau sendi
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung meler atau mampet
  • Diare
  • Mual atau muntah
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas

Sebuah studi di Wuhan, China, pada 2020 menemukan bahwa mayoritas penderita Covid-19 tampaknya mengalami batuk kering 1 hari setelah sakit dan batuk tersebut berlangsung selama kira-kira 19 hari. Batuk bertahan selama kurang lebih 4 minggu pada sekitar 5 persen orang dalam penelitian itu.

Namun, penelitian yang sedang berlangsung menemukan bahwa batuk adalah salah satu dari gejala yang mungkin berlanjut setelah pemulihan awal dari Covid-19.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×