Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • SUN95,67 0,00%
  • EMAS656.000 -0,46%

Empat cara agar kita tak malas berolahraga

Jumat, 30 November 2018 / 16:47 WIB

Empat cara agar kita tak malas berolahraga
ILUSTRASI. Pusat Kebugaran

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bukan rahasia lagi olahraga memang baik untuk menjaga kesehatan, kebugaran, sekaligus mempertahankan bentuk tubuh. Namun, terkadang rasa malas kerap mendera dan membuat kita menghentikan aktivitas berolahraga. Apalagi, ketika musim hujan disertai cuaca dingin seperti akhir-akhir ini.

Motivasi merupakan kunci penting untuk mempertahankan gaya hidup aktif. Nah, agar motivasi untuk berolahraga tak mudah luntur, berikut empat tips agar kita tak malas berolahraga.


1. Tentukan alasan untuk berolahraga

Alasan menjadi modal penting untuk tetap mempertahankan motivasi kita berolahraga. Tanpa dasar yang kuat, kita akan mudah untuk goyah melewatkan rutinitas menyehatkan ini.

Yah, tujuan yang terukur akan mempermudah kita untuk meraihnya. Untuk itu, kita perlu menetapkan dasar yang kuat agar tetap termotivasi dalam berolahraga.

Michelle Segar, ilmuwan perilaku AS, mengatakan baginya alasan terbaik untuk berolahraga adalah karena manfaatnya yang mampu mengurangi stres dan kehidupan seksual yang lebih baik. Meski demikian alasan kita masing-masing bsia berbeda.

Ada yang ingin tetap sehat, ingin meningkatkan kebugaran, mendapat tubuh yang bagus, atau agar bisa tetap beraktivitas dengan anak cucu sampai tua. Alasan itu lebih baik merupakan sesuatu yang berkelanjutan.

Artinya jika tujuan kita misalnya hanya mencapai berat tubuh tertentu, maka begitu tercapai, semangat untuk berolahraga terus bisa kendor. Tentu saja, olahraga merupakan cara terbaik agar bentuk tubuh menjadi indah.

Namun, alasan ini menurut Segar kurang mampu menjaga motivasi kita dalam berolahraga. Ia juga mengatakan alasan seseorang untuk berolahraga harus cukup kuat, agar ketika aktivitas sehari-hari, tenggat waktu pekerjaan, dan komitmen sosial, menghalangi rutintas olahraga, kita tetap rutin melakoninya.

2. Ajak teman

Terkadang, memiliki teman saat berolahraga bisa membuat kita lebih semangat. Kita bukan lagi satu-satunya orang yang menganggap diri kita bertanggung jawab agar rutin berolahraga. Tapi, kita juga seakan terikat dengan kawan yang telah kita ajak untuk berolahraga bersama.

Jadi, atur waktu untuk berolahraga bersama teman. Kita bisa mengatur waktu untuk bertemu teman sembari berolahraga. Atau setidaknya, kita bisa mengatur waktu untuk berolahraga bersama teman melalui sosial media.

Riset dari Dominican University mengatakan, ada manfaat tersendiri dari menuliskan tujuan dan daftar hal yang harus dilakukan, kemudian memberikan daftar tersebut kepada teman. Hasil riset menunjukan, mereka yang menunjukan catatan tersebut kepada temannya, 76% lebih mungkin mencapai tujuan mereka hanya dalam waktu empat minggu.

Jika hal tersebut terlihat merepotkan, kita bisa mencari teman yang juga butuh dukungan untuk berolahraga dan menyusun kesepakatan untuk berolahraga bersama setiap minggu.

3. Ganti tujuan

Saat motivasi untuk berolahraga menurun, cobalah untuk melakukan penyegaran dengan menciptakan tujuan baru. Ini bukan berarti kita harus selalu mengganti tujuan saat rasa malas menyerang.

Tapi, terkadang kemalasan tersebut bisa hadir karena pikiran kita butuh penyegaran. Jika satu tujuan terasa lebih menarik pada titik tertentu, mengapa tak kita ubah. Membuat penyegaran dapat membantu orang tetap termotivasi. Kuncinya adalah memiliki sedikit kesadaran diri.

Jika tujuan terus berubah, tidak mencapai sasaran dengan efektif, atau gagal secara aktif membuat kita lebih sulit untuk tetap konsisten dengan rutinitas olahraga. Jadi, pilih satu dan ikuti terus. Disiplin diri dan komitmen akan membuat kita terus termotivasi.

4. Bijak memakai sosial media

Kita mungkin berpikir melihat unggahan di media sosial tentang rutintas olahraga bisa membuat kita termotivasi untuk rajin berolahraga. Nyatanya, riset dari Health Communication menunjukan fakta sebaliknya.

Peneliti menemukan orang yang kerap melihat unggahan media sosial tentang olahraga memiliki masalah berat badan yang lebih besar. Masalah ini terutama terjadi ketika melihat unggahan orang-orang yang seperti mereka namun tidak merasa ada masalah bila tidak berolahraga.

Ketika kita membandingkan diri kita dengan orang-orang yang dapat kita identifikasikan dengan erat, kita sering kehilangan motivasi dan membuat kita lemah. Peneliti juga menemukan melihat unggahan dari orang-orang yang lebuh bugar memberi dampak yang positif.

Jadi, jika kita membutuhkan motivasi untuk mengatasi kemalasan dalam berolahraga, cobalah untuk menegok unggahan orang-orang yang menginspirasi kta. Setelah itu, segera berolahraga untuk menjadi versi terbaik dari diri kita. (Ariska Puspita Anggraini)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 4 Cara Agar Kita Tak Malas Berolahraga

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
Editor: Wahyu Rahmawati

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0621 || diagnostic_web = 0.3618

Close [X]
×