Diet tradisional terbukti lebih ampuh turunkan berat badan ketimbang puasa intermiten

Jumat, 18 Juni 2021 | 07:23 WIB Sumber: Kompas.com
Diet tradisional terbukti lebih ampuh turunkan berat badan ketimbang puasa intermiten

ILUSTRASI. Diet puasa intermiten yang membuat orang berpuasa beberapa hari setiap minggu, semakin meningkat popularitasnya. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Peserta di ketiga kelompok mengonsumsi makanan khas sekitar 2000-2500 kalori per hari rata-rata pada awal penelitian. Selama periode pemantauan tiga minggu, kedua kelompok yang dibatasi energinya mengurangi ini menjadi rata-rata antara 1500-2000 kkal. 

Sedangkan kelompok 1 dan 2 mengurangi asupan kalori mereka dengan jumlah yang sama dengan cara yang berbeda, sementara diet kelompok 3 tanpa mengurangi kalori secara keseluruhan. 

Hasil studi menemukan, bahwa kelompok diet non-puasa (Grup 2) kehilangan 1,9 kg hanya dalam tiga minggu, dan pemindaian tubuh DEXA mengungkapkan penurunan berat badan ini hampir seluruhnya, karena pengurangan kandungan lemak tubuh.

Baca Juga: Mudah dan murah, ini manfaat jalan kaki 30 menit untuk kesehatan

Sebaliknya, kelompok puasa pertama (Grup 1) yang mengalami pengurangan asupan kalori yang sama dengan berpuasa pada hari-hari alternatif dan makan 50% lebih banyak pada hari-hari non-puasa, kehilangan berat badan hampir sebanyak (1,6 kg), tetapi hanya setengah penurunan berat badan ini berasal dari pengurangan lemak tubuh dengan sisanya dari massa otot. 

Sedangkan kelompok 3, yang berpuasa tetapi meningkatkan asupan energi mereka sebesar 100% pada hari-hari non-puasa, tidak perlu menggunakan simpanan lemak tubuh mereka untuk energi dan oleh karena itu penurunan berat badan dapat diabaikan. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru