kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.275   303,72   4,36%
  • KOMPAS100 1.006   48,33   5,05%
  • LQ45 734   31,89   4,54%
  • ISSI 260   10,56   4,23%
  • IDX30 399   16,60   4,34%
  • IDXHIDIV20 488   15,82   3,35%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,29   3,29%
  • IDXQ30 129   4,60   3,70%

Diabetes Melitus Terjadi Saat Tubuh Tak Mampu Produksi Insulin, Ini 11 Ciri-cirinya


Minggu, 07 Mei 2023 / 04:30 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Karena sel-sel di tubuh tidak dapat menyerap glukosa, ginjal mencoba mengeluarkan glukosa sebanyak mungkin. Akibatnya, penderita jadi lebih sering kencing daripada orang normal dan mengeluarkan lebih dari 5 liter air kencing sehari. Ini berlanjut bahkan di malam hari. Penderita terbangun beberapa kali untuk buang air kecil. Itu pertanda ginjal berusaha singkirkan semua glukosa ekstra dalam darah.

Baca Juga: Jangan sampai gula darah tinggi, ini 11 makanan dan minuman yang harus dijauhi

4. Infeksi jamur

"Diabetes dianggap sebagai keadaan imunosupresi," demikian Dr. Collazo-Clavell menjelaskan. Hal itu berarti meningkatkan kerentanan terhadap berbagai infeksi, meskipun yang paling umum adalah candida dan infeksi jamur lainnya. Jamur dan bakteri tumbuh subur di lingkungan yang kaya akan gula.

5. Iritasi genital

Kandungan glukosa yang tinggi dalam urin membuat daerah genital jadi seperti sariawan dan akibatnya menyebabkan pembengkakan dan gatal.

Baca Juga: Ini menu sarapan yang oke agar penyakit asam urat tidak menyerang




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×