kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.823   -19,00   -0,11%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Catat, bedak tabur khusus area intim tidak berhubungan dengan kanker ovarium


Selasa, 04 Februari 2020 / 03:00 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

Para peneliti menyimpulkan perbedaan jumlah kasus tidak signifikan memperlihatkan, ada hubungan bedak tabur dengan kanker ovarium.

Namun, para peneliti harus melakukan penelitian kembali untuk mengetahui, apakah bedak tabur benar-benar tidak meningkatkan risiko penyakit kanker ovarium.

Baca Juga: Mengejutkan, semut lebih suka urine manusia daripada air gula

"Hasil penelitian ini tidak memberikan bukti definitif," kata Susan Gapstur, Senior Vice President American Cancer Society, Behavioral and Epidemiology Research.

Sebelumnya, para peneliti khawatir dengan penggunaan bedak tabur karena beberapa bedak mengandung zat asbes. Info saja, zat tersebut bisa meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru bila masuk ke dalam tubuh.

Sumber : American Cancer Society

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×