kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.096   61,00   0,34%
  • IDX 6.131   -55,20   -0,89%
  • KOMPAS100 800   -7,14   -0,88%
  • LQ45 608   -4,53   -0,74%
  • ISSI 212   -1,96   -0,92%
  • IDX30 342   -2,78   -0,81%
  • IDXHIDIV20 423   -3,94   -0,92%
  • IDX80 91   -0,74   -0,80%
  • IDXV30 116   -0,67   -0,57%
  • IDXQ30 110   -0,83   -0,75%

Catat! 9 Makanan ini harus diwaspadai oleh penderita darah tinggi


Sabtu, 27 Maret 2021 / 08:00 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

7. Gula 

Gula dapat meningkatkan tekanan darah Anda dengan berbagai cara. Penelitian menunjukkan bahwa gula, terutama minuman yang dimaniskan dengan gula, berkontribusi pada penambahan berat badan pada orang dewasa dan anak-anak. Kelebihan berat badan dan obesitas ini kemudian dapat meningkatkan risiko seseorang terkena tekanan darah tinggi. 

Menambahkan gula mungkin juga memiliki efek langsung pada peningkatan tekanan darah, menurut tinjauan studi pada 2014. Sebuah studi pada wanita dengan tekanan darah tinggi melaporkan bahwa penurunan gula sebesar 2,3 sendok teh dapat menyebabkan penurunan sistolik 8,4 mmHg dan penurunan tekanan darah diastolik 3,7 mmHg. 

Baca Juga: Manfaat buncis untuk kesehatan: menurunkan berat badan sampai mencegah kanker

AHA merekomendasikan batas gula tambahan harian berikut: 

- 6 sendok teh atau 25 gram untuk wanita 

- 9 sendok teh atau 36 gram untuk pria 

8. Makanan olahan dengan lemak trans atau lemak jenuh 

Untuk menjaga kesehatan jantung, siapa saja harus mengurangi asupan lemak jenuh dan menghindari lemak trans. Ini terutama berlaku untuk orang dengan tekanan darah tinggi. 

Lemak trans adalah lemak buatan yang meningkatkan umur simpan dan stabilitas makanan kemasan. Sayangnya, lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah. 




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Legacy

[X]
×