kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Camilan ini bisa menurunkan kolesterol, mulai edamame hingga popcorn


Rabu, 06 Oktober 2021 / 23:05 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Popcorn 

Siapa sangka jika popcorn, yang begitu lezat dan gurih, adalah camilan yang baik untuk menurunkan kolesterol? 

Hal ini benar adanya karena popcorn merupakan jenis gandum utuh yang mengandung empat gram serat makanan penurun kolesterol per porsi. 

"Untuk membuat popcorn lebih sehat dan sangat rendah kalori, saya sarankan menambahkan sedikit minyak zaitun dan keju parmesan daripada mentega," kata Clara Lawson, ahli gizi diet terdaftar di Oregon, Ameria Serikat. 

Keripik kentang buatan sendiri 

Keripik kentang adalah salah satu camilan favorit yang cocok dinikmati kapan saja. Sayangnya, jenis camilan ini cenderung memiliki kadar garam tinggi sehingga tidak sehat untuk penderita kolesterol tinggi. 

Agar tetap bisa menikmatinya dengan cara lebih sehat, luangkan waktu untuk membuat keripik kentang sendiri. Caranya juga cukup mudah hanya perlu mengiris kentang tipis-tipis, taburi minyak zaitun dan panggang di dalam oven. 

"Kentang secara alami tinggi serat dan rendah kalori dan kaya potasium yang menjaga tekanan darah pada tingkat yang terkontrol," kata Lawson.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jauhi Gorengan, Ini Camilan Terbaik untuk Menurunkan Kolesterol"

Penulis: Sekar Langit Nariswari
Editor: Lusia Kus Anna

Selanjutnya: Kaya serat dan polifenol, cincau hijau dan hitam bikin kolesterol tinggi kandas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×