kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.113   81,41   1,01%
  • KOMPAS100 1.143   10,78   0,95%
  • LQ45 827   6,17   0,75%
  • ISSI 288   3,89   1,37%
  • IDX30 430   3,27   0,77%
  • IDXHIDIV20 517   3,70   0,72%
  • IDX80 128   1,26   1,00%
  • IDXV30 141   1,87   1,34%
  • IDXQ30 140   0,91   0,65%

​Bolehkah minum susu dicampur teh? Ini penjelasannya


Jumat, 18 Desember 2020 / 11:00 WIB
​Bolehkah minum susu dicampur teh? Ini penjelasannya
ILUSTRASI. Bubble tea


Penulis: Virdita Ratriani

Tradisi meminum susu dicampur teh sudah muncul di kalangan masyarakat sejak lama. Misalnya teh tarik yang juga merupakan campuran susu dan teh. 

Minuman tersebut awalnya disajikan oleh masyarakat India muslim yang bermigrasi ke Semenanjung Melayu usai terjadinya Perang Dunia II. 

Selain itu, tradisi tersebut juga muncul di Eropa terutama di Inggris Raya. Padahal awalnya, masyarakat Eropa hanya minum teh hitam yang diimpor dari China, kemudian dari India.

Beberapa teh wangi juga dinikmati, dicampur dengan bergamot dan melati yang paling populer. Kemudian, mereka mulai menambahkan gula dan sedikit susu. 

Selanjutnya: Ibu hamil, jangan makan 5 makanan ini ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×