kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

​Bolehkah minum susu dicampur teh? Ini penjelasannya


Jumat, 18 Desember 2020 / 11:00 WIB
​Bolehkah minum susu dicampur teh? Ini penjelasannya
ILUSTRASI. Bubble tea


Penulis: Virdita Ratriani

Tradisi meminum susu dicampur teh sudah muncul di kalangan masyarakat sejak lama. Misalnya teh tarik yang juga merupakan campuran susu dan teh. 

Minuman tersebut awalnya disajikan oleh masyarakat India muslim yang bermigrasi ke Semenanjung Melayu usai terjadinya Perang Dunia II. 

Selain itu, tradisi tersebut juga muncul di Eropa terutama di Inggris Raya. Padahal awalnya, masyarakat Eropa hanya minum teh hitam yang diimpor dari China, kemudian dari India.

Beberapa teh wangi juga dinikmati, dicampur dengan bergamot dan melati yang paling populer. Kemudian, mereka mulai menambahkan gula dan sedikit susu. 

Selanjutnya: Ibu hamil, jangan makan 5 makanan ini ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×