kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bolehkah ibu hamil mengonsumsi telur setengah matang?


Rabu, 25 September 2019 / 12:27 WIB
Bolehkah ibu hamil mengonsumsi telur setengah matang?
ILUSTRASI. Ilustrasi ibu hamil mengandung


Sumber: Grid | Editor: Yudho Winarto

Telur mentah dan setengah matang bisa membawa bakteri Salmonella. Bakteri ini berasal dari usus dan kotoran ayam.

Bakteri tersebut masuk ke dalam telur sebelum kulit telur menjadi keras. Nah, untuk mencegah bakteri ini telur sebaiknya disimpan dalam lemari es.

Bakteri Salmonella juga akan hilang jika telur dimasak matang. Bahaya bakteri Salmonella inilah yang berbahaya bagi ibu hamil.

Pasalnya bakteri ini menyerang sistem imun. Jika keracunan bakteri Salmonella bisa menyebabkan radang usus, sakit perut, demam, muntah.

Baca Juga: Bahaya, partikel polusi udara bisa menembus plasenta janin

Bahkan jika lebih buruk akan menyebabkan keguguran. Hal ini tak berlaku bagi ibu hamil saja.

Orang-orang yang memiliki sistem imun yang rentan seperti anak di bawah 5 tahun dan para pengidap HIV akan memiliki dampak buruk jika konsumsi telur mentah.

Jadi, perhatikan baik-baik memasak telur sebelum memakannya.

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul Bisa Sebabkan Keguguran, Begini Bahaya Makan Telur Mentah dan Setengah Matang bagi Ibu Hamil

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×