kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Bolehkah ibu hamil mengonsumsi telur setengah matang?


Rabu, 25 September 2019 / 12:27 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi ibu hamil mengandung


Sumber: Grid | Editor: Yudho Winarto

Telur mentah dan setengah matang bisa membawa bakteri Salmonella. Bakteri ini berasal dari usus dan kotoran ayam.

Bakteri tersebut masuk ke dalam telur sebelum kulit telur menjadi keras. Nah, untuk mencegah bakteri ini telur sebaiknya disimpan dalam lemari es.

Bakteri Salmonella juga akan hilang jika telur dimasak matang. Bahaya bakteri Salmonella inilah yang berbahaya bagi ibu hamil.

Pasalnya bakteri ini menyerang sistem imun. Jika keracunan bakteri Salmonella bisa menyebabkan radang usus, sakit perut, demam, muntah.

Baca Juga: Bahaya, partikel polusi udara bisa menembus plasenta janin

Bahkan jika lebih buruk akan menyebabkan keguguran. Hal ini tak berlaku bagi ibu hamil saja.

Orang-orang yang memiliki sistem imun yang rentan seperti anak di bawah 5 tahun dan para pengidap HIV akan memiliki dampak buruk jika konsumsi telur mentah.

Jadi, perhatikan baik-baik memasak telur sebelum memakannya.

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul Bisa Sebabkan Keguguran, Begini Bahaya Makan Telur Mentah dan Setengah Matang bagi Ibu Hamil

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×