kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Bolehkah ibu hamil mengonsumsi telur setengah matang?


Rabu, 25 September 2019 / 12:27 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi ibu hamil mengandung


Sumber: Grid | Editor: Yudho Winarto

Telur mentah dan setengah matang bisa membawa bakteri Salmonella. Bakteri ini berasal dari usus dan kotoran ayam.

Bakteri tersebut masuk ke dalam telur sebelum kulit telur menjadi keras. Nah, untuk mencegah bakteri ini telur sebaiknya disimpan dalam lemari es.

Bakteri Salmonella juga akan hilang jika telur dimasak matang. Bahaya bakteri Salmonella inilah yang berbahaya bagi ibu hamil.

Pasalnya bakteri ini menyerang sistem imun. Jika keracunan bakteri Salmonella bisa menyebabkan radang usus, sakit perut, demam, muntah.

Baca Juga: Bahaya, partikel polusi udara bisa menembus plasenta janin

Bahkan jika lebih buruk akan menyebabkan keguguran. Hal ini tak berlaku bagi ibu hamil saja.

Orang-orang yang memiliki sistem imun yang rentan seperti anak di bawah 5 tahun dan para pengidap HIV akan memiliki dampak buruk jika konsumsi telur mentah.

Jadi, perhatikan baik-baik memasak telur sebelum memakannya.

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul Bisa Sebabkan Keguguran, Begini Bahaya Makan Telur Mentah dan Setengah Matang bagi Ibu Hamil

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×