kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.342   -252,63   -4,52%
  • KOMPAS100 698   -37,93   -5,15%
  • LQ45 527   -30,67   -5,50%
  • ISSI 185   -9,94   -5,11%
  • IDX30 298   -17,74   -5,61%
  • IDXHIDIV20 370   -21,50   -5,49%
  • IDX80 79   -4,39   -5,24%
  • IDXV30 102   -4,22   -3,96%
  • IDXQ30 96   -6,26   -6,12%

Bolehkah ibu hamil mengonsumsi telur setengah matang?


Rabu, 25 September 2019 / 12:27 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi ibu hamil mengandung


Sumber: Grid | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain daging, telur menjadi salah satu makanan kaya protein yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Punya banyak nutrisi pada tubuh, telur menjadi makanan sehat yang baik bagi tubuh.

Namun, untuk ibu hamil sebaiknya pastikan untuk memasak telur hingga benar-benar matang karena berpengaruh pada janin dalam kandungan.

Baca Juga: Mencegah komplikasi akibat kehamilan berisiko tinggi

Para ibu hamil atau orang yang memiliki sistem imun yang rendah sebaiknya tidak memakan telur yang mentah dan setengah matang. Hal itu akan berbahaya bagi tubuh.

Seperti dilansir Grid.ID dari postingan akun Facebook seorang dokter Imelda Balchin mengatakan ada dua sebab kenapa ibu hamil tak boleh makan telur mentah dan setengah matang

Yang pertama dia menuliskan telur yang dimasak lebih baik untuk dikonsumsi. Bila kita mengonsumsi telur matang 90% protein akan dicerna.

Baca Juga: Bagi ibu hamil, tak perlu lagi merasa takut mual di pagi hari

Hal itu berbeda jika mengonsumsi telur matang. Protein yang akan dicerna hanya 50% saja.

Walau banyak yang bilang konsumsi telur mentah banyak khasiat, dalam postingan dokter ini malah menyebutkan tidak baik.

Alasan kedua kenapa ibu hamil tak boleh konsumsi telur mentah dan setengah matang karean dari bakteri yang ada.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×