Bisa mengobati batu ginjal, ini sederet manfaat kacang panjang untuk kesehatan

Rabu, 04 Agustus 2021 | 16:20 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Bisa mengobati batu ginjal, ini sederet manfaat kacang panjang untuk kesehatan

ILUSTRASI. Kacang panjang

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kacang panjang kerap dijadikan lalap. Ini sederet manfaat kacang panjang untuk kesehatan.  

Kacang panjang, tanaman kacang-kacangan yang sering dijadikan tanaman selingan palawija. 

Baca Juga: Air rebusan pare bisa membantu menurunkan asam urat tinggi

Kacang panjang cukup tenar di tanah air, sebab mudah diolah. Namun, ada sebagian orang yang menjadikan kancang panjang sebagai lalap. 

Jangan heran, kacang panjang memiliki cita rasa agak manis, sehingga enak dimakan secara langsung. 

Tahukah Anda kacang panjang mengandung vitamin dan nutrisi yang baik untuk tubuh? 

Melansir dari buku berjudul Ensiklopedia Obat-Obatan Alami, kacang panjang mengandung vitamin A, B1, B2, C, protein, tiamin, riboflavin, fosfor, zat besi, potassium folat, magnesium, mangan, sodium, karbohidrat, dan kalsium. 

Kacang panjang untuk kesehatan

Kandungan vitamin dan nutrisi di dalam kacang panjang membuat kacang-kacangan ini menyimpan cukup banyak manfaat untuk kesehatan. 

Dengan catatan, Anda mengonsumsi kacang panjang secara rutin dan tidak berlebihan. 

Berikut manfaat kacang panjang untuk kesehatan yang dilansir dari berbagai sumber. 

1. Meningkatkan stamina 

Anda merasa cepat lelah? Kacang panjang bisa jadi solusinya.

Untuk merasakan manfaatnya, Anda siapkan kacang panjang 100 gram, angco 5 buah (buang bijinya), kencur 25 gram, dan air 600 ml. 

Anda rebus semua bahan sampai menyisahkan air 200 ml. Setelah itu, ANda saring dan tambahkan madu secukupnya. 

Anda minum ramuan tersebut saat hangat. 

2. Diabetes 

Melansir dari buku berjudul Terapi Jus Buah & Sayur, kacang panjang baik dikonsumsi penderita diabetes. 

Sebab, kacang panjang mengandung serat, vitamin C, dan magnesium yang berperan untuk mengontrol kadar gula dalam darah. 

3. Melancarkan pencernaan 

Kacang panjang baik dimakan untuk Anda yang sering menderita sembelit. Kandungan serat yang tinggi dalam kacang panjang mampu melancarkan sistem pencernaan. 

4. Kanker 

Beruntunglah untuk Anda yang suka makan kacang panjang. Sebab, salah satu manfaat kacang panjang adalah menurunkan risiko kanker payudara dan leukimia. 

Asal tahu saja, kacang panjang memiliki sifat farmakologis antikanker. 

5. Rambut rontok 

Memiliki rambut yang indah tidak hanya jadi impian para perempuan tapi juga laki-laki. 

Kacang panjang bisa jadi solusi untuk Anda yang sedang mengalami rambut rontok. 

Untuk merasakan manfaatnya, Anda cukup ambil segenggam kacang panjang yang masih muda dan dua sendok minyak kastroli. 

Anda tumbuk kacang panjang sampai halus kemudian tambahkan minyak kastroli. Setelah itu, Anda bubuhkan ramuan tersebut di kulit kepala sambil dipijat-pijat. 

6. Menurunkan kolesterol 

Konsumsi kacang panjang secara rutin efektif menurunkan kadar kolesterol. Sebab, kacang panjang mengandung antioksidan yang bisa menurunkan serta mengontrol kolesterol. 

Efeknya, kacang panjang bisa menurunkan risiko terkena stroke dan penyakit jantung. 

7. Batu ginjal 

Kacang panjang bermanfaat sebagai obat herbal untuk batu ginjal. Untuk merasakan manfaatnya, Anda blender 200 gram kacang panjang dan 200 gram asparagus dengan air secukupnya. 

Anda rebus jus kacang panjang, asparagus tersebut sampai mendidih. Setelah itu, Anda minum air rebusan jus tersebut selagi hangat. 

8. Kesehatan tulang 

Memiliki tulang yang sehat dan kuat merupakan impian kebayakan orang. Mengutip dari Intisari.grid.id, kacang panjang mengandung silikon yang merupakan element penting dari regenerasi tulang. 

9. Kesehatan mata 

Bila Anda ingin memiliki mata yang sehat, mulailah konsumsi kacang panjang secara rutin. Sebab, kacang panjang mengandung vitamin A yang baik untuk menjaga kesehatan mata. 

Baca Juga: Kenali 4 sayuran yang bisa membantu menurunkan asam lambung tinggi

Selanjutnya: Ini 4 Jenis jamur yang bermanfaat sebagai obat herbal penurun kolesterol tinggi

 

Editor: Tri Sulistiowati
Terbaru