kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45987,90   -2,03   -0.21%
  • EMAS1.142.000 0,35%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Besok (23/3) Puasa Ramadhan, Simak Cara Aman Puasa Untuk Penderita Asam Lambung


Rabu, 22 Maret 2023 / 07:41 WIB
Besok (23/3) Puasa Ramadhan, Simak Cara Aman Puasa Untuk Penderita Asam Lambung
ILUSTRASI. Besok (23/3) Puasa Ramadhan, Simak Cara Aman Puasa Untuk Penderita Asam Lambung


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Puasa 1 Ramadhan 1444 H akan dimulai besok Kamis 23 Maret 2023 menurut Muhammadiyah. Untuk penderita asam lambung, simak tips puasa Ramadhan berikut agar asam lambung tidak naik.

Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1444 H pada Kamis 23 Maret 2023. Dengan demikian, besok Kamis dini hari sudah makan sahur untuk puasa Ramadhan.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) akan melaksanakan Sidang Isbat penentuan 1 Ramadhan 1444 H pada Rabu 22 Maret 2023.

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) Awal Ramadhan 1444 Hijriah pada Rabu, 22 Maret 2023.

"Seperti biasa, Sidang Isbat Awal Ramadhan akan kita laksanakan setiap 29 Syakban. Tahun ini, bertepatan dengan hari Rabu, 22 Maret 2023," ungkap Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib, di Jakarta, Rabu (8/3/2023).

"Rangkaian Sidang Isbat Awal Ramadhan tahun ini masih digelar secara hybrid, atau gabungan antara daring dan luring," imbuhnya.

Baca Juga: Cara Membuat Kartu Ucapan Ramadhan 2023 Pakai Canva, Coba Gunakan Kata Kunci ini

Selain melibatkan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, pelaksanaan rangkaian sidang isbat 1 Ramadhan juga mengundang Komisi VIII DPR RI, pimpinan MUI, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, dan lainnya.

Adib menjelaskan, rangkaian pelaksanaan sidang isbat 1 Ramadhan 1444 H akan dibagi dalam tiga tahap. Pertama, seminar pemaparan posisi hilal awal Ramadhan 1444 H berdasarkan hasil hisab atau perhitungan astronomi. Pemaparan dilakukan Tim Hisab Rukyat Kemenag mulai pukul 17.00 WIB dan terbuka untuk umum.  

"Sesi seminar yang terbuka untuk umum inilah yang digelar secara hybrid karena kapasitas ruangan yang terbatas," jelasnya.

Rangkaian kedua, Adib melanjutkan, yaitu pelaksanaan Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan 1444 H. "Sesi ini akan dilaksanakan secara luring setelah Salat Magrib dan tertutup untuk umum," ujarnya.

Selain data hisab, sidang isbat 1 Ramadhan 1444 H juga akan merujuk pada hasil rukyatul hilal yang akan dilaksanakan pada 124 lokasi di seluruh Indonesia.

"Sesi terakhir adalah telekonferensi pers hasil sidang isbat yang akan disiarkan secara langsung oleh TVRI dan media lainnya," pungkas Adib.

1 Ramadhan menurut Muhammadiyah

Organisasi keagamaan Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1444 H. Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1444 Hijriah atau awal ibadah puasa Ramadhan jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023. Sedangkan 1 Syawal 1444 H atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Jumat 21, April 2023.

Keputusan tersebut dinyatakan sesuai dengan hisab awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1444 H, yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Jadid Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.

Pada Selasa, 21 Maret 2023 ijtimak jelang Ramadhan 1444 H belum akan terjadi namun akan terjadi pada esok harinya, Rabu 22 Maret 2023 pukul 00.25 WIB.

Pada penentuan awal Syawal 1444 H, pada Kamis Legi, 29 Ramadhan 1444 H bertepatan dengan 20 April 2023 M. Ijtimak jelang Syawal 1444 H terjadi pada pukul 11.15.06 WIB. Tanggal 1 Syawal 1444 H jatuh pada hari Jumat Pahing, 21 April 2023 M.

Baca Juga: Kemenkeu: Bansos Jelang Ramadhan Bakal Disalurkan Maret 2023

Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah juga menentukan awal 9 Zulhijah 1444 H yang merupakan Hari Arafah dan 10 Zulhijah 1444 H atau Hari Raya Idul Adha. Hari Arafah jatuh pada Selasa, 27 Juni 2023, sedangkan Hari Raya Kurban atau Idul Adha jatuh pada Rabu, 30 Juni 2023.

Cara puasa Ramadhan untuk penderita asam lambung

Dilansir dari Kompas.com, penderita penyakit asam lambung kronis atau GERD, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu terkait persiapan puasa. Penderita asam lambung yang berpuasa juga disarankan untuk mengonsumsi obat asam lambung, khususnya pada minggu pertama Ramadhan.

Sebab, pekan pertama puasa adalah fase di mana tubuh baru akan menyesuaikan diri. Baru pada pekan kedua, tubuh biasanya sudah bisa beradaptasi dengan kondisi puasa.

Sebaliknya, puasa Ramadhan jika dilakukan dengan tepat, bisa menjadi momen mengontrol pola makan dan mengendalikan asam lambung. Asam lambung naik atau GERD sering kambuh karena cemas berlebihan. Saat puasa, seseorang bisa mengendalikan diri, sehingga asam lambung juga bisa ikut terkendali.

Lantas, bagaimana cara puasa Ramadhan yang aman untuk asam lambung tidak naik?

Dilansir dari Harvard Health Publishing, berikut beberapa cara sederhana mencegah asam lambung atau GERD saat puasa Ramadhan:

1. Makan dalam porsi kecil dan perlahan

Salah satu faktor yang bisa menyebabkan naiknya asam lambung ke kerongkongan adalah ketika perut terisi sangat penuh. Jika Anda menderita asam lambung, saat berbuka puasa, cobalah untuk mengonsumsi makanan dalam porsi kecil, tidak langsung makan banyak demi mengobati rasa lapar.

2. Hindari makanan tertentu

Jika Anda adalah penderita asam lambung, ada baiknya untuk menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu asam lambung naik. Saat makan sahur atau berbuka puasa, hindari mengonsumsi makanan berlemak, makanan pedas, minum kopi, teh, cokelat, hingga makanan yang mengandung tomat dan bawang.

3. Hindari minuman bersoda

Saat berbuka puasa, banyak yang mengobati dahaganya dengan minuman segar, seperti sirup, air kelapa, hingga minuman bersoda. Namun, ada baiknya Anda menghindari minuman bersoda. Sebab, ia membuat Anda akan banyak bersendawa, yang dapat mengirimkan asam lambung naik ke kerongkongan.

4. Jangan makan tepat sebelum tidur

Setelah makan sahur, jangan langsung tidur. Pastikan tubuh Anda tetap tegak saat setelah makan. Sebab, ketika Anda berdiri atau bahkan duduk tegak, gravitasi dapat membantu menjaga asam lambung tetap berada di perut. Begitu juga ketika berbuka puasa, setelah makan, pastikan tubuh tetap tegak dan hindari untuk berbaring.

5. Tidur dengan posisi tubuh atas lebih tinggi

Cara mencegah asam lambung naik yang terakhir adalah dengan menaikkan posisi badan bagian atas saat tidur, sekitar 15 hingga 20 sentimeter lebih tinggi daripada kaki.

Namun, hal tersebut tidak dilakukan dengan cara menumpuk bantal untuk kepala. Anda bisa menggunakan foam wedge agar kepala dan tubuh bagian atas ikut terangkat.

Itulah jadwal puasa Ramadhan dan cara mencegah asam lambung naik saat puasa Ramadhan. Semoga puasa Ramadhan Anda lancar sampai akhir bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×