kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Benarkah gula merah aman dikonsumsi penderita diabetes?


Senin, 30 Agustus 2021 / 16:49 WIB
Benarkah gula merah aman dikonsumsi penderita diabetes?
ILUSTRASI. Gula merah


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gula merah sering dikaitkan sebagai alternatif pemanis alami. Faktanya, gula merah tidak baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. 

Belakangan gula merah populer di tanah air. gula merah sering dianggap lebih sehat daripada gula putih.

Baca Juga: Baik untuk kesehatan jantung, ini 5 manfaat jus wortel untuk kesehatan

Bahkan sebagian orang menganggap gula merah aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.  

Mengutip dari Healthline.com, gula merah dan gula putih sama-sama dihasilkan dari bit gula atau tebu. 

Gula merah memang lebih rendah kalori dan karbohidrat bila dibandingkan dengan gula merah. 

Sekedar info, gula merah mengandung lebih banyak kalsium, zat besi, dan potasium bila dibandingkan dengan gula putih. 

Namun perlu Anda ketahui, gula merah dan gula putih terdiri dari sukrosa. Kedua jenis gula ini sama-sama bisa meningkatkan kadar gula darah seperti mengonsumsi kentang goreng, ubi jalar, dan popcorn. 

Haruskah penderita diabetes memilih salah satunya? 

Bila Anda penderita diabetes, gula merah tidak lebih sehat daripada gula putih. 

Anda harus ingat bila konsumsi segala jenis gula tambahan harus dibatasi, Sebab, asupan gula berlebih bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, obesitas, dan penyakit hati. 

Beberapa penelitian menunjukkan kelebihan gula bisa merusak sensitivitas insulin . Asal tahu saja, rusaknya sensitifitas insulin bisa mengurangi kemampuan tubuh untuk mengangkut gula dari darah ke sel secara efisien. 

American Heart Association menyarankan untuk membatasi gula tambahan di bawah 6 sendok teh alias 25 gram atau 100 kalori per hari untuk perempuan dan kurang dari 9 sendok teh atau setara dengan 37,5 gram atau 150 kalori per hari untuk laki-laki. 

Baca Juga: Dari tomat sampai terung pipit, ini sayuran yang baik dikonsumsi penderita asam urat

Selanjutnya: Kenali manfaat dan efek samping semangka untuk kesehatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×