kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45992,69   1,09   0.11%
  • EMAS1.132.000 -0,26%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Awas Diabetes, Ini Batas Normal Gula Darah Anak-Anak, Cek Makanan Mengatasi Diabetes


Jumat, 08 September 2023 / 06:29 WIB
Awas Diabetes, Ini Batas Normal Gula Darah Anak-Anak, Cek Makanan Mengatasi Diabetes
ILUSTRASI. Batas Normal Gula Darah Anak-Anak- Jakarta. Kenali batas normal gula darah anak-anak. Jika anak-anak memiliki kadar gula darah tinggi, sejumlah makanan berikut bisa membantu mengatasi diabetes. Batas normal gula darah anak-anak penting untuk diketahui setiap orang. Hal itu untuk mencegah anak-anak terkena diabetes. Pasalnya, diabetes tidak hanya menyerang orang tua tapi juga anak-anak. Hal ini akibat pola makan tidak sehat sehingga angka gula darah anak-anak melebihi batas normal. Dilansir dari Kompas.com, Kids Health menyebutkan kadar gula darah yang tinggi dan melebihi batas normal bisa merusak pembuluh darah. Padahal, pembuluh darah bertugas menyuplai darah ke organ vital. Jika aliran darah terhambat, seorang anak berisiko mengalami penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, gangguan penglihatan hingga gangguan saraf. Efek ini mungkin tidak langsung muncul. Namun, bisa terjadi ketika remaja atau dewasa, terutama jika kadar gula darah tidak dikontrol dengan baik. Baca Juga: Cara Mengatasi Darah Rendah Secara Tepat, Lakukan Jika Ada Tanda-Tanda Darah Rendah Sementara itu, jika kadar gula darah terlalu rendah, anak berisiko mengalami masalah kesehatan, seperti sakit kepala, penglihatan kabur, koordinasi tubuh yang buruk, dan mudah mengantuk. Jika kadar gula darah yang rendah tidak segera ditangani dan terus menurun, mereka bisa mengalami kejang hingga tak sadarkan diri. Melihat adanya efek samping dari kadar glukosa yang tinggi atau terlalu rendah, kita mungkin perlu mengetahui batas normal gula darah anak-anak. Berapa batas normal gula darah anak-anak? Batas normal gula darah anak-anak bisa berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh usia, pola makan, rutinitas olahraga, atau aktivitas yang dilakukannya. Menurut Nationwide Children’s Hospital, berikut batas normal gula darah anak-anak: Usia 0 hingga 5 tahun, batas normal gula darah anak-anak 100 hingga 180 mg/dl Usia 6 hingga 9 tahun, batas normal gula darah anak-anak 80 hingga 140 mg/dl Usia 10 tahun ke atas, batas normal gula darah anak-anak 70 hingga 120 mg/dl. Dikutip dari Diabetes UK, batas normal gula darah anak-anaktidak hanya ditentukan oleh faktor usia. Makanan juga mempengaruhi kadar gula darah anak. Sebelum makan, batas normal gula darah anak-anak biasanya berada di angka 72 hingga 126 mg/dl. Sedangkan setelah makan, batas normal gula darah anak-anak berada di angka 90 hingga 162 mg/dl. Makanan untuk mengatasi diabetes Untuk mencegah dan mengobati diabetes, wajib mengurangi asupan gula ke dalam tubuh. Selain itu penderita diabetes juga harus konsumsi makanan penurun gula darah. Makanan penurun gula darah perlu dikenali oleh penderita diabetes. Makanan penurun gula darah bisa menjadi pelengkap pengobatan diabetes. Makanan penurun gula darah juga bisa mencegah diabetes. Meski demikian, penderita diabetes perlu konsumsi makanan penurun gula darah ini secara wajar karena jika berlebih bisa menimbulkan efek negatif. Baca Juga: Mengelola Diabetes, 5 Manfaat Ashwagandha untuk Kesehatan Dilansir dari Momsmoney, penderita gula darah tinggi atau diabetes harus mengatur pola makan biar bisa menjaga kadar gula darah yang sehat. Secara umum, makanan yang paling banyak menyebabkan kadar gula darah naik adalah yang tinggi karbohidrat, yang cepat diubah menjadi energi, seperti nasi, roti, buah-buahan, dan gula. Makanan tinggi protein, seperti daging, telur ikan, susu dan produk susu, serta makanan berminyak juga dapat secara signifikan meningkatkan kadar gula darah. Dikutip dari The Health Site dan Healthline, berikut adalah beberapa makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh, antara lain: 1. Buah naga Makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh pertama adalah buah naga. Buah naga mengandung nutrisi yang sangat berharga dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa kandungan nutrisi buah naga adalah vitamin C, magnesium dan zat besi. Semua nilai gizinya tersebut buah naga sangat baik untuk pengidap diabetes. 2. Mengkudu Makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh kedua adalah mengkudu. Mengkudu dapat menurunkan kadar glukosa darah karena mengandung flavonoid. Flavonoid memiliki efek hipoglikemik, sehingga baik untuk pengidap diabetes, terutama yang kadar gula darahnya sedang tinggi. 3. Pare Makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh ketiga adalah pare. Pare memiliki kandungan yang dapat bertindak seperti insulin dan membantu menurunkan kadar gula darah. Pare dapat menyebabkan lebih banyak glukosa masuk ke dalam sel, dan kemudian membantu tubuh memproses dan menyimpannya di hati, otot, dan lemak. 4. Ikan tuna Makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh keempat adalah ikan tuna. Makanan yang mengandung protein ini membantu tubuh mempertahankan dan memperbaiki dirinya. Protein tidak meningkatkan indeks glikemik, sehingga tidak ada peningkatan gula darah ketika mengonsumsinya. 5. Jahe Makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh kelima adalah jahe. Jahe adalah salah satu makanan penurun gula darah yang patut dicoba. Sebagai bumbu makanan dan minuman sehat dan menghangatkan, jahe juga membantu menurunkan kadar gula darah dan mengatur produksi insulin. Jika memiliki keluhan kesehatan atau alergi dengan makanan tertenru, Anda juga bisa bertanya langsung pada dokter. Itulah batas normal gula darah anak-anak serta makanan penurun gula darah tinggi untuk mencegah diabetes. Jangan lupa untuk mengajak anak-anak rutin berolahraga agar membantu menurunkan gula darah tinggi.


Reporter: Adi Wikanto, Helvana Yulian | Editor: Adi Wikanto

Batas Normal Gula Darah Anak-Anak- Jakarta. Kenali batas normal gula darah anak-anak. Jika anak-anak memiliki kadar gula darah tinggi, sejumlah makanan berikut bisa membantu mengatasi diabetes.

Batas normal gula darah anak-anak penting untuk diketahui setiap orang. Hal itu untuk mencegah anak-anak terkena diabetes.

Pasalnya, diabetes tidak hanya menyerang orang tua tapi juga anak-anak. Hal ini akibat pola makan tidak sehat sehingga angka gula darah anak-anak melebihi batas normal.

Dilansir dari Kompas.com, Kids Health menyebutkan kadar gula darah yang tinggi dan melebihi batas normal bisa merusak pembuluh darah. Padahal, pembuluh darah bertugas menyuplai darah ke organ vital.

Jika aliran darah terhambat, seorang anak berisiko mengalami penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, gangguan penglihatan hingga gangguan saraf. Efek ini mungkin tidak langsung muncul. Namun, bisa terjadi ketika remaja atau dewasa, terutama jika kadar gula darah tidak dikontrol dengan baik.

Baca Juga: Cara Mengatasi Darah Rendah Secara Tepat, Lakukan Jika Ada Tanda-Tanda Darah Rendah

Sementara itu, jika kadar gula darah terlalu rendah, anak berisiko mengalami masalah kesehatan, seperti sakit kepala, penglihatan kabur, koordinasi tubuh yang buruk, dan mudah mengantuk. Jika kadar gula darah yang rendah tidak segera ditangani dan terus menurun, mereka bisa mengalami kejang hingga tak sadarkan diri.

Melihat adanya efek samping dari kadar glukosa yang tinggi atau terlalu rendah, kita mungkin perlu mengetahui batas normal gula darah anak-anak.

Berapa batas normal gula darah anak-anak?

Batas normal gula darah anak-anak bisa berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh usia, pola makan, rutinitas olahraga, atau aktivitas yang dilakukannya.

Menurut Nationwide Children’s Hospital, berikut batas normal gula darah anak-anak:

  • Usia 0 hingga 5 tahun, batas normal gula darah anak-anak 100 hingga 180 mg/dl
  • Usia 6 hingga 9 tahun, batas normal gula darah anak-anak 80 hingga 140 mg/dl
  • Usia 10 tahun ke atas, batas normal gula darah anak-anak 70 hingga 120 mg/dl.

Dikutip dari Diabetes UK, batas normal gula darah anak-anaktidak hanya ditentukan oleh faktor usia. Makanan juga mempengaruhi kadar gula darah anak.

Sebelum makan, batas normal gula darah anak-anak biasanya berada di angka 72 hingga 126 mg/dl. Sedangkan setelah makan, batas normal gula darah anak-anak berada di angka 90 hingga 162 mg/dl.

Makanan untuk mengatasi diabetes

Untuk mencegah dan mengobati diabetes, wajib mengurangi asupan gula ke dalam tubuh. Selain itu penderita diabetes juga harus konsumsi makanan penurun gula darah.

Makanan penurun gula darah perlu dikenali oleh penderita diabetes. Makanan penurun gula darah bisa menjadi pelengkap pengobatan diabetes.

Makanan penurun gula darah juga bisa mencegah diabetes. Meski demikian, penderita diabetes perlu konsumsi makanan penurun gula darah ini secara wajar karena jika berlebih bisa menimbulkan efek negatif.

Baca Juga: Mengelola Diabetes, 5 Manfaat Ashwagandha untuk Kesehatan

Dilansir dari Momsmoney, penderita gula darah tinggi atau diabetes harus mengatur pola makan biar bisa menjaga kadar gula darah yang sehat. 

Secara umum, makanan yang paling banyak menyebabkan kadar gula darah naik adalah yang tinggi karbohidrat, yang cepat diubah menjadi energi, seperti nasi, roti, buah-buahan, dan gula.  

Makanan tinggi protein, seperti daging, telur ikan, susu dan produk susu, serta makanan berminyak juga dapat secara signifikan meningkatkan kadar gula darah.  

Dikutip dari The Health Site dan Healthline, berikut adalah beberapa makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh, antara lain: 

1. Buah naga

Makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh pertama adalah buah naga.  Buah naga mengandung nutrisi yang sangat berharga dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. 

Beberapa kandungan nutrisi buah naga adalah vitamin C, magnesium dan zat besi. Semua nilai gizinya tersebut buah naga sangat baik untuk pengidap diabetes.  

2. Mengkudu

Makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh kedua adalah mengkudu. Mengkudu dapat menurunkan kadar glukosa darah karena mengandung flavonoid. 

Flavonoid memiliki efek hipoglikemik, sehingga baik untuk pengidap diabetes, terutama yang kadar gula darahnya sedang tinggi.  

3. Pare

Makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh ketiga adalah pare.  Pare memiliki kandungan yang dapat bertindak seperti insulin dan membantu menurunkan kadar gula darah. 

Pare dapat menyebabkan lebih banyak glukosa masuk ke dalam sel, dan kemudian membantu tubuh memproses dan menyimpannya di hati, otot, dan lemak. 

4. Ikan tuna

Makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh keempat adalah ikan tuna. Makanan yang mengandung protein ini membantu tubuh mempertahankan dan memperbaiki dirinya. 

Protein tidak meningkatkan indeks glikemik, sehingga tidak ada peningkatan gula darah ketika mengonsumsinya. 

5. Jahe

Makanan penurun gula darah tinggi pada tubuh kelima adalah jahe. Jahe adalah salah satu makanan penurun gula darah yang patut dicoba. 

Sebagai bumbu makanan dan minuman sehat dan menghangatkan, jahe juga membantu menurunkan kadar gula darah dan mengatur produksi insulin.  

Jika memiliki keluhan kesehatan atau alergi dengan makanan tertenru, Anda juga bisa bertanya langsung pada dokter.

Itulah batas normal gula darah anak-anak serta makanan penurun gula darah tinggi untuk mencegah diabetes. Jangan lupa untuk mengajak anak-anak rutin berolahraga agar membantu menurunkan gula darah tinggi.

Selanjutnya: Indonesia Proposes Critical Minerals Trade Deal with US

Menarik Dibaca: Ini 7 Tanda Anda Harus Menggunakan Jasa Wedding Organizer

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM) Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×