kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.834   6,00   0,04%
  • IDX 8.084   52,23   0,65%
  • KOMPAS100 1.140   7,67   0,68%
  • LQ45 825   4,12   0,50%
  • ISSI 286   2,68   0,94%
  • IDX30 429   2,18   0,51%
  • IDXHIDIV20 516   2,67   0,52%
  • IDX80 127   0,75   0,59%
  • IDXV30 140   1,12   0,80%
  • IDXQ30 140   0,80   0,58%

Apa Itu Transplantasi Rambut? Ini Prosedur dan Komplikasinya


Jumat, 07 Januari 2022 / 09:54 WIB
Apa Itu Transplantasi Rambut? Ini Prosedur dan Komplikasinya
ILUSTRASI. Ilustrasi transplantasi rambut untuk kebotakan./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/30/01/2012.


Penulis: Virdita Ratriani

Dirangkum dari Healthline, terdapat dua jenis prosedur transplantasi rambut yakni slit graft dan micrografts. 

Cangkok slit graft mengandung 4 sampai 10 helai rambut per cangkok. Sementara, cangkok micrografts mengandung 1 sampai 2 helai rambut per cangkokan tergantung jumlah yang dibutuhkan untuk transplantasi rambut. 

Baca Juga: 5 Kandungan Gizi dalam Makanan Sehat yang Perlu Anda Ketahui

Siapa saja yang membutuhkan transplantasi rambut? 

Berikut adalah siapa saja yang membutuhkan transplantasi rambut:

  • Pria dengan pola kebotakan pria
  • Wanita dengan rambut menipis
  • Serta seseorang yang kehilangan sebagian rambut karena luka bakar atau cedera kulit kepala

Namun, transplantasi rambut tidak disarankan untuk seseorang dengan kondisi berikut ini:

  • Wanita dengan pola kerontokan rambut yang meluas di seluruh kulit kepala
  • Orang yang tidak memiliki cukup rambut yang bisa digunakan untuk transplantasi rambut
  • Orang yang memiliki bekas luka keloid (bekas luka tebal dan berserat) setelah cedera atau operasi
  • Orang yang rambutnya rontok karena pengobatan seperti kemoterapi

Baca Juga: Pentingnya Mengonsumsi Makanan Sehat untuk Tubuh. Ini Penjelasannya




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×