CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Apa Itu Transplantasi Rambut? Ini Prosedur dan Komplikasinya


Jumat, 07 Januari 2022 / 09:54 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi transplantasi rambut untuk kebotakan./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/30/01/2012.


Penulis: Virdita Ratriani

Dirangkum dari Healthline, terdapat dua jenis prosedur transplantasi rambut yakni slit graft dan micrografts. 

Cangkok slit graft mengandung 4 sampai 10 helai rambut per cangkok. Sementara, cangkok micrografts mengandung 1 sampai 2 helai rambut per cangkokan tergantung jumlah yang dibutuhkan untuk transplantasi rambut. 

Baca Juga: 5 Kandungan Gizi dalam Makanan Sehat yang Perlu Anda Ketahui

Siapa saja yang membutuhkan transplantasi rambut? 

Berikut adalah siapa saja yang membutuhkan transplantasi rambut:

  • Pria dengan pola kebotakan pria
  • Wanita dengan rambut menipis
  • Serta seseorang yang kehilangan sebagian rambut karena luka bakar atau cedera kulit kepala

Namun, transplantasi rambut tidak disarankan untuk seseorang dengan kondisi berikut ini:

  • Wanita dengan pola kerontokan rambut yang meluas di seluruh kulit kepala
  • Orang yang tidak memiliki cukup rambut yang bisa digunakan untuk transplantasi rambut
  • Orang yang memiliki bekas luka keloid (bekas luka tebal dan berserat) setelah cedera atau operasi
  • Orang yang rambutnya rontok karena pengobatan seperti kemoterapi

Baca Juga: Pentingnya Mengonsumsi Makanan Sehat untuk Tubuh. Ini Penjelasannya




TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×