kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Apa Itu Transplantasi Rambut? Ini Prosedur dan Komplikasinya


Jumat, 07 Januari 2022 / 09:54 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi transplantasi rambut untuk kebotakan./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/30/01/2012.


Penulis: Virdita Ratriani

Dirangkum dari Healthline, terdapat dua jenis prosedur transplantasi rambut yakni slit graft dan micrografts. 

Cangkok slit graft mengandung 4 sampai 10 helai rambut per cangkok. Sementara, cangkok micrografts mengandung 1 sampai 2 helai rambut per cangkokan tergantung jumlah yang dibutuhkan untuk transplantasi rambut. 

Baca Juga: 5 Kandungan Gizi dalam Makanan Sehat yang Perlu Anda Ketahui

Siapa saja yang membutuhkan transplantasi rambut? 

Berikut adalah siapa saja yang membutuhkan transplantasi rambut:

  • Pria dengan pola kebotakan pria
  • Wanita dengan rambut menipis
  • Serta seseorang yang kehilangan sebagian rambut karena luka bakar atau cedera kulit kepala

Namun, transplantasi rambut tidak disarankan untuk seseorang dengan kondisi berikut ini:

  • Wanita dengan pola kerontokan rambut yang meluas di seluruh kulit kepala
  • Orang yang tidak memiliki cukup rambut yang bisa digunakan untuk transplantasi rambut
  • Orang yang memiliki bekas luka keloid (bekas luka tebal dan berserat) setelah cedera atau operasi
  • Orang yang rambutnya rontok karena pengobatan seperti kemoterapi

Baca Juga: Pentingnya Mengonsumsi Makanan Sehat untuk Tubuh. Ini Penjelasannya




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×