Penulis: Bimo Kresnomurti
KONTAN.CO.ID - Pahami apa itu Post Holiday Blues, gejala, dan cara mengatasinya. Berakhirnya masa liburan tentu membuat seseorang kembali ke aktivitas rutin seperti bekerja dan bersekolah.
Tak hanya dirasakan oleh orang dewasa, ternyata anak-anak sekolah pun dapat merasakan sindrom Post Holiday Blues.
Post Holiday Blues merupakan sebuah sindrom yang terkadang dirasakan oleh sebagian orang dengan gejala sedih hingga malas akibat momen liburan berakhir.
Baca Juga: 6 Tips Mengurangi Mata Lelah Setelah Menatap Layar HP dan Laptop
Gejala Post Holiday Blues
Beberapa gejala yang biasanya dialami mulai dari perasaan malas, tak bersemangat, gelisah, sedih, merasa stres, sulit tidur, hingga sakit kepala.
Kondisi ini biasanya bersifat sementara, tetapi dapat memengaruhi produktivitas dan kesejahteraan emosional seseorang. Beberapa gejala yang umum terjadi meliputi:
- Merasa Tidak Termotivasi – Sulit untuk kembali ke rutinitas sehari-hari, seperti bekerja atau belajar.
- Mood Menurun – Merasa sedih, cemas, atau tidak bersemangat setelah liburan berakhir.
- Sulit Berkonsentrasi – Kesulitan fokus dalam menyelesaikan tugas karena pikiran masih terbawa suasana liburan.
- Mudah Lelah – Merasa lesu meskipun sudah beristirahat selama liburan.
- Rindu Suasana Liburan – Merasa ingin kembali ke momen-momen menyenangkan saat liburan.
- Gangguan Tidur – Kesulitan tidur atau mengalami perubahan pola tidur akibat perubahan ritme selama liburan.
- Penurunan Nafsu Makan – Beberapa orang mengalami perubahan pola makan, baik makan berlebihan saat liburan maupun kehilangan selera makan setelahnya.
Cara mengatasi Post Holiday Blues
Meskipun begitu, ada beberapa cara atasi Post Holiday Blues yang dirasakan oleh anak-anak, dilansir dari PsychCentral.
Baca Juga: Ini 6 Tips Menghindari Kelelahan saat Perjalanan Mudik Lebaran 2025
1. Pakai penjadwalan
Anda dapat melakukan kesepakatan bersama anak dengan menerapkan penjadwalan rutin berbagai kegiatan yang wajib dilakukan. Cara ini cukup ampuh untuk atasi Post Holiday Blues yang mendera anak.
Salah satu kegiatan yang wajib diberi jadwal secara rutin ialah waktu tidur, bangun, hingga makan anak. Anda juga dapat menjadwalkan waktu mengerjakan PR pada anak agar anak tak kewalahan menghadapi kegiatan sekolah.
2. Lakukan komunikasi lisan
Melakukan komunikasi lisan (bukan tulisan) merupakan salah satu cara atasi Post Holiday Blues. Berkomunikasi secara lisan dapat membantu memulihkan energi anak yang sempat hilang saat akan memulai hari baru, seperti belajar di sekolah.
Saat melakukan komunikasi lisan, Anda bisa mencegah anak mengeluh. Alih-alih mengeluh, Anda bisa membahas momen terbaik saat liburan agar anak merasa lebih bersemangat.
Baca Juga: Begini 9 Cara Mengatasi Kelelahan Terus-Menerus, Coba yuk!
3. Lakukan quality time
Ajak anak melakukan kegiatan berkualitas bersama keluarga untuk atasi Post Holiday Blues yang dirasakan anak-anak.
Sederet kegiatan yang dapat dilakukan seperti makan bersama sambil bercanda, membaca buku bersama, berjalan-jalan bersama, serta menciptakan aneka momen bersama keluarga.
Jadikan momen ini terasa sakral dengan mematikan gadget agar anak bisa lebih dekat dengan keluarga.
4. Lakukan perawatan diri
Anda bisa membantu anak untuk merawat dirinya sendiri, memprioritaskan kebutuhan sehari-hari yang membuat anak merasa lebih rileks dalam menjalankan aktivitas.
Coba ajarkan anak beberapa hal seperti berolahraga ringan, minum cukup air, tidur yang nyenyak, hingga melakukan interaksi kepada banyak orang untuk membangun kontak sosial.
Cara-cara di atas dapat Anda terapkan pada anak untuk atasi Post Holiday Blues yang mendera anak di masa awal sekolah seperti saat ini.
Baca Juga: Macet Parah di Exit Tol Bocimi GT Parungkuda, 800 Meter Ditempuh 2 Jam
5. Tekankan rasa malas akan menghilang
Apabila perasaan sedih, gelisah, dan malas dirasakan oleh anak selama beberapa hari di masa sekolah seperti saat ini, Anda bisa ajak anak untuk bicara empat mata.
Katakan pada anak bahwa perasaan malas dan sedih ini hanya datang sementara. Ajarkan anak untuk mengetahui jika yang dialami juga dialami oleh sebagian anak lainnya.
Dengan cara seperti ini, anak akan lebih mudah mengatasi Post Holiday Blues yang tidak disadari.
6. Kembali ke rutinitas sekolah
Setelah libur panjang kenaikan kelas, wajar terjadi apabila anak akan merasa malas saat kembali harus bersekolah. Tapi tak apa-apa, Anda dapat ajak anak lakukan rutinitas sekolah sedikit demi sedikit.
Anda bisa menugaskan anak beberapa hal seperti membuat pekerjaan rumah, hingga melakukan permainan edukatif untuk merangsang otak anak agar kembali aktif dan siap belajar di sekolah.
Demikian informasi terkait tips dan cara mengatasi Post Holiday Blues yang tak disadari dirasakan anak sekolah.
Tonton: Prediksi Jepang, Megaquake atau Gempa Besar Bisa Tewaskan 300.000 Jiwa
Selanjutnya: Kinerja Vale Indonesia (INCO) Diproyeksi Positif Tahun Ini, Cek Rekomendasi Analis
Menarik Dibaca: Katalog Promo JSM Alfamart Periode 4-6 April 2025, Serba Hemat Hanya 3 Hari!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News