kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Apa Itu Paraben? Apakah Berbahaya dalam Produk Kosmetik?


Kamis, 26 Mei 2022 / 11:57 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi paraben adalah bahan pengawet di produk kosmetik. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Penulis: Virdita Ratriani

Estrogen sering dikaitkan dengan gangguan pada kelenjar endokrin yang selanjutnya dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kanker payudara, gangguan fungsi reproduksi pria, dan kanker kulit. 

Namun, dikutip dari Skin Inc, kandungan paraben yang ada di dalam produk kosmetik 100 ribu kali lipat lebih sedikit dibandingkan estradiol, estrogen alami yang diproduksi oleh tubuh. 

Selain itu, American Cancer Society (ACS) telah menyimpulkan berdasarkan penelitiannya, bahwa belum ada penelitian kuat yang mengaitkan penggunaan paraben dalam kosmetik dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Kemudian, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat juga mulai mempelajari efek paraben. FDA menyatakan bahwa paraben adalah aman untuk digunakan dalam kosmetik. 

The Cosmetic Ingredient Review (CIR), sebuah organisasi yang meninjau dan menilai keamanan bahan yang digunakan dalam kosmetik secara terbuka, juga menyatakan menggunakan produk yang mengandung paraben tidak berdampak langsung ke sistem reproduksi.

Baca Juga: Patut Dihindari, 5 Bahan Ini Sebaiknya Tidak Anda Gunakan pada Kulit Wajah

Seperti apa penggunaan paraben berdasarkan BPOM?

Di Indonesia, penggunaan paraben dalam produk kosmetik diatur dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia No. 18 Tahun 2015, tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika. 

Nah, dalam aturan tersebut disebutkan beberapa jenis paraben yang diperbolehkan sebagai bahan pengawet dalam kosmetika. Namun, penggunaannya tetap dibatasi dengan kadar tidak boleh melebihi 0,14% jika digunakan sebagai campuran bahan. 

Selain itu, bahan paraben juga tidak boleh digunakan pada kosmetika non bilas yang diaplikasikan pada area yang tertutup oleh popok (nappy area) bagi anak-anak di bawah usia 3 tahun.  

Nah, jadi paraben adalah zat yang memang aman digunakan sebagai bahan pengawet produk kosmetik namun penggunaannya tetap dibatasi dalam jumlah tertentu agar tidak menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×