Apa itu hemangioma? Ini gejala, penyebab, dan cara mengobatinya

Senin, 15 November 2021 | 13:28 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Apa itu hemangioma? Ini gejala, penyebab, dan cara mengobatinya

ILUSTRASI. Mengenal gejala, penyebab, dan cara mengobati hemangioma. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga.

KONTAN.CO.ID - Hemangioma adalah penyakit yang asing bagi sebagian besar orang. Sehingga muncul pertanyaan, apa itu hemangioma? Hemangioma adalah penyakit di mana muncul benjolan kemerahan pada kulit bayi. 

Dikutip dari Healthline, penyebab hemangioma adalah karena ada sekumpulan pembuluh darah yang tumbuh tidak normal lalu saling menyatu. Hemangioma seringkali juga disebut sebagai tanda lahir. 

Namun begitu, para orangtua tak perlu khawatir dengan hemangioma. Sebab, benjolan akibat hemangioma tidak bersifat kanker dan akan hilang dengan sendirinya meski tanpa pengobatan sekalipun. 

Hemangioma tidak menyebabkan masalah pada kebanyakan bayi. Namun, beberapa hemangioma dapat terbuka dan berdarah dan menyebabkan rasa sakit pada bayi. Hal tersebut juga tergantung pada ukuran dan letak benjolan yang muncul. 

Baca Juga: Meregenerasi Kulit, Ketahui 3 Manfaat Menggunakan Krim Malam Sebelum Tidur

Penyebab hemangioma

Ciri-ciri hemangioma adalah tumbuh benjolan merah pada kulit bayi. Hemangioma di kulit berkembang ketika ada pembuluh darah yang bersifat abnormal di satu area tubuh.

Para ahli kesehatan sejauh ini belum mengetahui penyebab pasti mengapa pembuluh darah mengelompok sehingga bisa muncul benjolan. 

Tetapi, mereka percaya hal itu disebabkan oleh protein tertentu yang diproduksi di plasenta selama kehamilan yakni saat bayi berada di dalam rahim. 

Penyebab hemangioma dapat terbentuk di lapisan atas kulit atau di lapisan lemak di bawahnya, yang disebut lapisan subkutan. Pada awalnya, hemangioma mungkin tampak seperti tanda lahir merah pada kulit. 

Perlahan, hemangioma akan mulai menonjol ke atas dari kulit. Namun, hemangioma biasanya tidak langsung muncul dan berupa tonjolan pada saat lahir.

Yang perlu diketahui, selain di kulit, hemangiona juga seringkali muncul pada organ seperti hati, ginjal, paru, dan otak. 

Baca Juga: Ini Dia Mitos Mengenai Perawatan Rambut yang Masih Dipercaya

 

Gejala hemangioma

Gejala hemangioma sangat bergantung pada di mana penyakit ini muncul dan seberapa besar ukurannya. Tapi umumnya, hemangioma tidak menimbulkan gejala selama atau setelah pembentukannya. 

Meski begitu, hemangiona juga dapat menyebabkan beberapa gejala jika mereka tumbuh besar atau di daerah sensitif atau kalau ada beberapa hemangioma yang muncul bersamaan. 

Hemangioma pada kulit biasanya muncul sebagai goresan atau benjolan merah kecil. Saat mereka tumbuh, mereka terlihat seperti tanda lahir berwarna merah anggur. Hemangioma kulit kadang-kadang disebut hemangioma stroberi karena penampilannya yang merah tua.

Hemangioma juga bisa muncul dalam organ dalam dengan gejala khusus pada organ yang terpengaruh. Misalnya, hemangioma yang memengaruhi saluran pencernaan atau hati dapat muncul dengan gejala seperti mual, muntah, ketidaknyamanan perut, kehilangan selera makan, dan perasaan penuh di perut.

Baca Juga: Ini 6 manfaat ASI bagi bayi yang perlu diketahui

Diagnosis dan cara mengobati hemangioma

Hemangioma sebenarnya bisa dilihat melalui mata telanjang apabila muncul di kulit. Namun, apabila kemunculannya ada di organ dalam, maka diagnosanya hanya bisa dilakukan melalui tes seperti USG, MRI, dan CT scan. 

Cara mengobati hemangioma

Hemangioma tunggal yang kecil biasanya tidak memerlukan pengobatan. Kemungkinan akan hilang dengan sendirinya. 

Namun, beberapa kasus mungkin memerlukan perawatan, seperti hemangioma kulit yang berkembang menjadi ulserasi atau luka, atau berada di area tertentu di wajah seperti bibir.

Pilihan cara mengobati hemangiona meliputi:

1. Obat

Propranolol oral adalah obat yang lazim dipakai untuk pengobatan hemangioma. Obat ini umumnya dianggap aman bila digunakan dengan benar di bawah resep dokter. 

Baca Juga: 5 Manfaat Pentingnya Asupan Vitamin E untuk Kesehatan

2. Corticosteroid

Corticosteroid atau kortikosteroid juga menjadi salah satu metode cara mengobati hemangiona. Kortikosteroid dapat disuntikkan ke dalam hemangioma untuk mengurangi pertumbuhannya dan menghentikan peradangan.

3. Laser

Berikutnya, cara mengobati hemangioma adalah dengan laser. Perawatan laser dapat digunakan untuk menghilangkan hemangioma pada lapisan atas kulit. Dalam beberapa kasus, ahli bedah dapat menggunakan perawatan laser untuk mengurangi kemerahan dan memperbaiki penampilan.

4. Gel obat

Gel obat memang cukup mahal dari sisi harga. Gel dipakai sebagai pengobatan untuk hemangioma ulserasi kronis. Namun obat ini juga bisa membawa risiko kanker pada orang yang menerimanya berulang kali sehingga harus dengan resep dokter. 

5. Operasi

Apabila hemangioma muncul di organ dalam, maka cara mengobati hemangiona adalah melalui operasi pengangkatan.

Selanjutnya: Totalindo Eka Persada (TOPS) mampu bukukan laba bersih di kuartal III 2021

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Virdita Ratriani
Terbaru