kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45908,54   -10,97   -1.19%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

8 Rekomendasi Makanan untuk Penderita Stroke


Kamis, 24 Agustus 2023 / 09:24 WIB
8 Rekomendasi Makanan untuk Penderita Stroke
ILUSTRASI. Selain tinggi serat, ada sejumlah makanan yang baik dan aman dikonsumsi penderita stroke.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penderita stroke harus menjaga pola makan agar penyakit tidak semakin parah. Ini makanan yang baik dan aman dikonsumsi penderita stroke.  

Komitmen memilih makanan sehat untuk penderita stroke bisa membantu mengontrol tekanan darah, berat badan, sampai mencegah serangan stroke berulang. 

Ahli gizi dapat membantu merekomendasikan nutrisi makanan yang paling pas untuk penderita stroke.  

Dilansir dari Stroke Foundation, banyak di antara pengidap stroke yang mengalami gizi buruk setelah terserang penyakit. 

Hal itu tak lepas dari kondisi orang stroke yang susah menggunakan tangan, masalah dengan ingatan sehingga kerap lupa makan atau minum, tidak nafsu makan, sampai susah menelan. 

Jika penderita stroke kesulitan memenuhi asupan nutrisi setiap hari, segera konsultasikan dengan dokter ahli gizi. 

Selain itu, upayakan untuk menjaga pola makan bergizi seimbang, rendah gula-garam-lemak, serta tinggi serat. 

Baca Juga: 3 Teh Ini Bikin Kolesterol Jahat Minta Ampun

Berikut beberapa rekomendasi makanan untuk penderita stroke dilansir dari Cleveland Clinic: 

1. Penuhi 5 porsi sayur dan buah setiap hari 

Penelitian menunjukkan, cara terbaik memetik manfaat pola makan sehat adalah meningkatkan asupan buah dan sayur setidaknya lima porsi setiap hari. 

Satu porsi sayuran bisa dipenuhi dari satu cangkir sayuran mentah atau berdaun, setengah cangkir sayuran matang, atau segelas jus sayuran. 

Sedangkan satu porsi buah sama dengan satu buah sebesar bola tenis, satu buah pisang ukuran tanggung, segelas jus buah, atau satu cangkir buah yang dipotong-potong dadu. 

2. Batasi asupan lemak jahat dan kolesterol 

Tubuh membutuhkan kolesterol untuk menjaga kesehatan sel tubuh. 

Tapi, terlalu banyak kolesterol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. 

Selain itu, orang yang gemar makan makanan tinggi lemak jenuh biasanya juga memiliki kadar kolesterol tinggi. 

Makanan tinggi lemak jenuh dan trans di antaranya gorengan, daging sapi, keju, kuning telur, mentega, susu, kulit ayam, keripik, kerupuk, biskuit, sampai es krim. 

Untuk mengontrol kadar kolesterol, penderita stroke disarankan untuk mengurangi makanan dari protein hewani, batasi porsinya kurang dari 85 gram. 

Hindari makanan tinggi lemak jahat. Selain itu, pilih makanan yang dikukus, tumis, atau panggang. 

Baca Juga: 11 Ciri dan Gejala Diabetes yang Harus Diwaspadai




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×