8 Gejala Penyakit Batu Ginjal yang Perlu Anda Ketahui, Hati-Hati!

Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:34 WIB   Penulis: Ryan Suherlan
8 Gejala Penyakit Batu Ginjal yang Perlu Anda Ketahui, Hati-Hati!

ILUSTRASI. Gejala batu ginjal

KONTAN.CO.ID - Batu ginjal adalah penyakit yang ditandai dan disebabkan munculnya endapan urine yang mengeras dan membatu. Oleh sebab itu, penyakit batu ginjal sangat perlu diwaspadai. Untuk itu pula, ada beberapa gejala penyakit batu ginjal yang perlu Anda ketahui.

Penyakit batu ginjal tersebut menimbulkan gejala-gejala yang perlu Anda waspadai. Supaya Anda dapat melakukan penanganan dengan cepat jika mengalami beberapa yang menujukkan penyakit batu ginjal.

Perlu Anda ketahui, saking berbahayanya penyakit batu ginjal bisa membentuk ukuran pasir hingga sebesar kacang polong. Hal tersebut pasti akan mengganggu Anda saat buang air kecil dan menimbulkan rasa sakit.

Baca Juga: 6 Gejala Penyakit Tipes yang Jarang Disadari Kebanyakan Orang

Melansir dari Mayo Clinic, penyakit batu ginjal bisa disebabkan oleh banyak faktor mulai dari pola makan yang kurang baik, keturunan, obesitas, kurang minum air putih dan masih banyak lagi faktor lainnya.

Lantas apa saja gejala penyakit batu ginjal?

Melansir dari Healthline, berikut beberapa gejala penyakit batu ginjal yang perlu Anda waspadai, di antaranya:

Sakit Punggung dan Perut

Gejala penyakit batu ginjal yang paling umum dialami adalah sakit punggung dan perut. Rasa sakit yang dimaksud mulai dari ringan hingga seperti ditusuk pisau.

Anda biasanya akan merasakan sakit di sepanjang sisi dan punggung Anda, di bawah tulang rusuk Anda. Ini mungkin menyebar ke daerah perut dan selangkangan Anda saat batu bergerak turun melalui saluran kemih Anda.

Sakit Saat Buang Air Kecil

Selain sakit punggung dan perut, gejala penyakit batu ginjal lainnya yaitu buang air kecil akan terasa sakit dan muncul sensasi seperti terbakar. Jika mengalami hal tersebut segeralah untuk periksa ke dokter.

Baca Juga: Kenali 7 Gejala Asam Lambung Naik yang Mungkin Pernah Anda Alami

Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Anda juga perlu waspada jika frekuensi buang air kecil meningkat secara dratis yang membuat harus bolak balik kamar mandi. Gejala penyakit batu ginjal tersebut biasanya akan semakin parah saat malam hari.

Darah dalam Urine

Darah dalam urine adalah gejala umum pada orang yang menderita penyakit batu ginjal. Gejala tersebut disebut juga hematuria. Darah bisa berwarna merah, merah muda, atau coklat. Kadang-kadang sel darah terlalu kecil untuk dilihat tanpa mikroskop (disebut hematuria mikroskopis).

Urine Keruh dan Bau

Tak hanya ada darah, urine yang keruh atau berbau busuk bisa menjadi tanda adanya penyakit batu ginjal, infeksi pada ginjal atau bagian lain dari saluran kemih Anda.

Dilansir Healthline, urine keruh adalah tanda nanah dalam urin, atau piuria. Bau bisa berasal dari bakteri penyebab ISK. Bau juga bisa berasal dari urin yang lebih pekat dari biasanya.

Baca Juga: Simak 5 Gejala Kanker Tulang Perlu Anda Waspadai

Buang Air Kecil Sedikit

Gejala penyakit batu ginjal lainnya bisa membuat buang air kecil menjadi lebih sedikit. Hal tersebut dikarenakan terjadinya penyumbatan yang membuat urine tidak keluar sepenuhnya.

Mual dan Muntah

Mual dan muntah adalah gejala paling umum orang-orang yang menderita penyakit batu ginjal.Gejala-gejala ini terjadi karena koneksi saraf bersama antara ginjal dan saluran pencernaan. 

Batu di ginjal dapat memicu saraf di saluran pencernaan dan memicu sakit perut. Sehingga tubuh merespon rasa sakit yang parah dengan mual dan muntah.

Baca Juga: 5 Gejala Anemia yang Berbahaya Bagi Kesehatan, Waspada!

Demam

Demam dan kedinginan adalah tanda-tanda infeksi di ginjal Anda atau bagian lain dari saluran kemih Anda. Ini bisa menjadi komplikasi serius dari batu ginjal. 

Hal tersebut juga bisa menjadi pertanda masalah serius lainnya selain batu ginjal. Jika Anda mengalami demam tinggi dan dibarengi dengan rasa sakit, sebaiknya jangan ragu untuk memeriksa kondisi kesehatan Anda ke dokter sebelum kondisi semakin memburuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ryan Suherlan

Terbaru