8 Bahaya jika kamu terlalu banyak minum air putih, tekanan darah bisa meningkat

Senin, 27 September 2021 | 10:17 WIB Sumber: Kompas.com
8 Bahaya jika kamu terlalu banyak minum air putih, tekanan darah bisa meningkat

ILUSTRASI. Kelebihan cairan ketika minum air putih terlalu banyak juga bisa menyebabkan overhidrasi.

Kebanyakan minum air putih biasanya rawan dialami atlet, terutama yang sedang latihan atau olahraga intens. Ketika kelebihan cairan ini sudah sangat parah atau kebanyakan minum air putih sudah mengganggu fungsi ginjal, seseorang bisa koma karena keseimbangan natrium di dalam tubuhnya terganggu. 

Berapa banyak minum air putih yang ideal dalam sehari? 

Selama ini kita kerap mendengar setiap orang dewasa sehat disarankan untuk minum air putih sebanyak delapan gelas atau dua liter sehari. Namun, sebenarnya patokan baku kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung tingkat aktivitas, iklim, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan.

Prinsipnya, setiap orang sehat perlu minum air putih dan cairan lain setiap kali merasa haus, atau urine warnanya mulai menguning. Anda perlu menambah asupan cairan terutama saat olahraga atau banyak berkeringat, cuaca panas, sedang demam, diare, muntah, hamil, dan menyusui. 

Baca Juga: Dari bahan-bahan alami, ini 5 Obat kencing batu yang bisa Anda coba

Kebutuhan cairan tidak hanya didapat dari air putih. Anda juga bisa mencukupinya dari asupan sehat lain dengan buah dan sayur kaya air seperti semangka, melon, timun, jeruk, dll. 

Hindari mengonsumsi terlalu banyak cairan dari teh, kopi, cokelat, soda, atau minuman manis karena bisa berdampak pada kesehatan. 

Biasanya, kondisi terlalu banyak minum air putih jarang dialami orang dewasa sehat dan bergizi baik. Namun, tidak ada salahnya Anda mengenali bahayanya. Kebanyakan orang justru kekurangan cairan atau dehidrasi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih"
Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

 

Selanjutnya: 5 Obat kencing batu ini berasal dari bahan-bahan alami

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru