kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

7 Bahaya Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Tipe-2 Lebih Tinggi


Senin, 06 November 2023 / 03:23 WIB
ILUSTRASI. Inilah dampak berbahaya jika Anda melewatkan sarapan.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

6. Dapat Menyebabkan Kenaikan Berat Badan

Jika Anda sedang menjalani program penurunan berat badan dan memiliki kebiasaan melewatkan sarapan, pikirkan lagi sekarang. 

Menurut penelitian yang dilakukan mengenai dampak negatif dari tidak sarapan, orang yang melewatkan makan pagi memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami kenaikan berat badan, hal ini sangat bertolak belakang dengan tujuan penurunan berat badan Anda. 

Mereka yang melewatkan sarapan cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori, lemak jenuh, dan gula sederhana saat makan siang dan makan malam.

Melewatkan sarapan akan meningkatkan keinginan untuk makan makanan manis dan berlemak. Ditambah lagi, karena rasa lapar yang Anda rasakan cukup hebat, Anda akhirnya akan melahap apa pun yang Anda temui sepanjang hari. 

7. Bisa Menyebabkan Migrain

Hipoglikemia adalah istilah medis yang digunakan untuk menunjukkan rendahnya kadar gula darah. Melewatkan makan memicu penurunan kadar gula secara besar-besaran, yang pada gilirannya memicu pelepasan hormon yang dapat mengimbangi kadar glukosa rendah. Di sisi lain, meningkatkan tingkat tekanan darah, memicu migrain dan sakit kepala. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×