kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

5 Makanan yang Tidak Baik untuk Usus jika Dikonsumsi Berlebihan


Minggu, 19 Juli 2026 / 06:10 WIB
5 Makanan yang Tidak Baik untuk Usus jika Dikonsumsi Berlebihan
ILUSTRASI. makanan yang tidak baik untuk usus jika dikonsumsi berlebihan


Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Ternyata ini beberapa makanan yang tidak baik untuk usus jika dikonsumsi berlebihan. Kira-kira apa saja?

Usus memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Organ ini bertugas menyerap nutrisi dari makanan, mendukung sistem kekebalan tubuh, serta menjadi tempat hidup triliunan bakteri baik yang membantu proses pencernaan. Ketika kesehatan usus terganggu, berbagai keluhan dapat muncul, seperti kembung, sembelit, diare, hingga gangguan penyerapan nutrisi.

Salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan usus adalah pola makan. Konsumsi makanan bergizi yang kaya serat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Sebaliknya, beberapa jenis makanan dapat mengganggu keseimbangan tersebut jika dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk membatasi asupannya agar fungsi usus tetap optimal.

Baca Juga: 10 Makanan Pantangan untuk Dikonsumsi Sebelum Tidur

Makanan yang Tidak Baik untuk Usus jika Dikonsumsi Berlebihan

Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa makanan yang tidak baik untuk usus jika dikonsumsi berlebihan:

1. Daging merah

Mengonsumsi daging merah seperti sapi, domba, dan babi dapat meningkatkan produksi zat tertentu di usus yang kurang baik bagi kesehatan. Hal ini terjadi karena mikroba usus mengubah senyawa dalam daging merah menjadi zat yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Selain itu, daging merah olahan seperti bacon, sosis, dan pepperoni juga bisa memicu peradangan dan meningkatkan risiko kanker usus besar jika dikonsumsi terlalu sering.

2. Makanan ultra-olahan

Makanan ultra-olahan adalah makanan yang diproduksi secara industri dan siap langsung dimakan atau dipanaskan. Jenis makanan ini biasanya rendah kandungan bahan alami dan tinggi gula, garam, lemak jenuh, serta bahan tambahan lainnya.

Konsumsi berlebihan dapat mengurangi jumlah bakteri baik di usus dan mengganggu keseimbangan mikrobiota. Akibatnya, risiko peradangan meningkat dan dinding usus menjadi lebih mudah ditembus zat berbahaya yang masuk ke aliran darah.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Sayuran untuk Dikonsumsi agar Tekanan Darah Tetap Sehat

3. Alkohol

Konsumsi alkohol dalam jangka panjang dapat mengubah keseimbangan mikrobiota usus. Alkohol cenderung mengurangi jumlah bakteri baik dan meningkatkan bakteri yang merugikan.

Selain itu, alkohol juga dapat membuat dinding usus lebih permeabel, sehingga zat berbahaya lebih mudah masuk ke dalam tubuh dan memicu berbagai gangguan kesehatan.

4. Pemanis buatan

Pemanis buatan yang sering digunakan sebagai pengganti gula ternyata dapat berdampak pada kesehatan usus jika dikonsumsi berlebihan.

Zat ini dapat mengganggu keseimbangan mikroba usus, meningkatkan peradangan, dan menurunkan produksi senyawa penting yang dibutuhkan untuk kesehatan pencernaan. Dampaknya, risiko gangguan metabolisme seperti obesitas dan diabetes tipe 2 juga bisa meningkat.

Baca Juga: 5 Manfaat Konsumsi Omega-3 bagi Kesehatan Tubuh Anda, Sehatkan Jantung!

5. Susu dan produk olahannya

Tidak semua orang dapat mencerna produk susu dengan baik. Pada sebagian orang, terutama yang memiliki intoleransi laktosa, konsumsi susu bisa menyebabkan kembung, diare, dan sakit perut.

Selain itu, orang dengan alergi susu atau kondisi tertentu seperti penyakit radang usus juga bisa mengalami gejala yang lebih parah setelah mengonsumsi produk susu. Menghindari makanan pemicu dapat membantu mengurangi gejala dan menjaga kesehatan pencernaan.

Nah, itu tadi beberapa makanan yang tidak baik untuk usus jika dikonsumsi berlebihan. Semoga bermanfaat.


 

DPR Usul Makan Gratis Hanya 3 Hari Seminggu! Porsi Naik Jadi Rp 20.000?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

[X]
×