Kesehatan Umum

4 alasan kenapa iritasi pada selangkangan bisa terjadi

Kamis, 30 Juli 2020 | 11:52 WIB   Reporter: Belladina Biananda
4 alasan kenapa iritasi pada selangkangan bisa terjadi

ILUSTRASI. Ada banyak hal yang menyebabkan iritasi pada selangkangan. REUTERS/Danny Moloshok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Diskusi mengenai iritasi pada selangkangan masih dianggap tabu. Banyak orang yang merasa malu untuk membicarakannya, meski itu kepada dokter. Anda tak perlu khawatir karena iritasi pada selangkangan sudah umum terjadi.

Seseorang berpikir jika iritasi pada selangkangan berarti ada penyakit menular seksual yang sedang dialami. Hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Mengutip dari American Academy of Dermatology atau AAD (aad.org), ada faktor lain yang bisa menjadi penyebab iritasi pada selangkangan.

Baca Juga: Ampuh! Inilah 3 obat herbal untuk radang sendi

Jock Itch

Penyebab iritasi pada selangkangan yang pertama adalah jock itch atau iritasi yang disebabkan oleh jamur. Biasanya, iritasi pada selangkangan yang disebabkan karena jock itch terjadi pada atlet karena pakaian ketat membuat kulit menjadi lembab dan hangat sehingga jamur suka berkembang.

Gejala iritasi pada selangkangan akibat jock itch adalah kulit menjadi merah, bersisik, dan muncul ruam serta gatal. Biasanya, iritasi pada selangkangan ini bisa diatasi dengan memberikan perawatan tanpa resep dokter. Namun, jika kondisinya tidak membaik, Anda harus segera berkonsultasi agar kondisinya tidak lebih parah.

Alergi

AAD menjelaskan bahwa iritasi pada selangkangan juga bisa disebabkan karena alergi. Wanita lebih mudah mengalami iritasi pada selangkangan karena alergi akibat pemakaian beberapa produk, seperti vaginal douche atau feminine hygine spray (cairan pembersih vagina) dan pembalut beraroma.

Meski wanita lebih mudah mengalami iritasi pada selangkangan, laki-laki dan anak-anak juga bisa mengalami hal ini. Cara mengatasi iritasi pada selangkangan karena alergi, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu penyebabnya. Kemudian, Anda bisa menghindari pemakaian produk yang menyebabkan alergi.

Baca Juga: Jangan lupa! Protokol kesehatan Corona perayaan Idul Adha Tahun 2020

Editor: Belladina Biananda


Terbaru