3 Cara Mencegah Pradiabetes Menjadi Diabetes, Wajib Diketahui

Jumat, 16 September 2022 | 09:28 WIB Sumber: Kompas.com
3 Cara Mencegah Pradiabetes Menjadi Diabetes, Wajib Diketahui

ILUSTRASI. Pradiabetes adalah kondisi dimana kadar gula dalam darah lebih tinggi dari kisaran normal.


KONTAN.CO.ID - Beberapa waktu belakangan, kita kerap mendengar istilah pradiabetes. Pradiabetes adalah kondisi dimana kadar gula dalam darah lebih tinggi dari kisaran normal. 

Pada kondisi pradiabetes tersebut, risiko seseorang terkena diabetes tipe 2 semakin meningkat. Jika diabetes tipe 2 tidak bisa disembuhkan, namun masih ada cara untuk menyembuhkan pradiabetes. 

Apa itu pradiabetes? 

Diabetes adalah kondisi dimana kadar gula darah seseorang secara konsisten terlalu tinggi. Seseorang dengan pradiabetes memiliki kadar gula darah lebih tinggi dari biasanya, tetapi kadarnya tidak setinggi penderita diabetes. 

Biasanya, sistem pencernaan seseorang memecah makanan untuk menghasilkan glukosa, yang masuk ke aliran darah. Hormon yang disebut insulin membantu sel mengambil glukosa dan menggunakannya untuk energi. 

Namun pada penderita diabetes, proses tersebut tidak bisa berjalan lancar. Akhirnya, gula akan menumpuk dala darah. Pada penderita diabetes tipe 1, sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel di pankreas yang membuat insulin. 

Baca Juga: Ini Dampak Bahaya Asam Lambung atau GERD Terhadap Mata, Banyak yang Tidak Sadar

Tanpa insulin, glukosa tetap berada dalam darah, menyebabkan gula darah tinggi. Baca juga: Penanggulangan Preeklamsia secara Autofagi Sementara pada penderita diabetes tipe 2, sel berhenti merespons insulin, yang mempengaruhi kemampuan mereka untuk mengambil glukosa dari darah. 

Hal ini dikenal sebagai resistensi insulin. Nah, pada pendertia diabetes, sel tubuh menjadi lebih resisten terhadap insulin atau tubuh mulai memproduksi lebih sedikit insulin. Hal ini membuat kadar gula darah meningkat, tetapi tidak sebanyak pada diabetes tipe 2. 

Pradiabetes meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, serta risiko terkena diabetes tipe 2. 

Bisakah diabetes disembuhkan? 

Jika seseorang memiliki diabetes tipe 1, mereka membutuhkan suntikan insulin setiap hari untuk mengelola penyakitnya. Para ilmuwan belum menemukan cara untuk menyembuhkan atau membalikkan diabetes tipe 1. 

Seseorang dengan diabetes tipe 2 hanya bisa mengelola gejala dengan menurunkan berat badan. Namun, penyakit diabetes tipe 2 masih bisa kembali jika pengelolaan gejala tidak tepat. 

Untuk seseorang dengan pradiabetes, langkah-langkah seperti menurunkan berat badan dan berolahraga secara teratur dapat membantu membalikkan resistensi insulin. 

Cara untuk mengelola pradibetes 

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan Anda pradiabetes tidak berubah menjadi diabetes. Berikut cara tersebut: 

1. Makan lebih sedikit karbohidrat 

Penelitian menunjukkan bahwa asupan rendah karbohidrat membantu mengurangi kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Dalam studi ini, orang yang menjalani diet rendah karbohidrat menerima 40 hingga 45 persen kalori harian mereka dari karbohidrat. 
 

Baca Juga: 6 Aneka Buah Manis Berkhasiat untuk Asam Lambung yang Kumat

2. Rutin olahraga 

Olahraga teratur, seperti berjalan kaki, dapat membantu mencegah atau menyembuhkan pradiabetes dan resistensi insulin. Jika seseorang biasanya tidak aktif, mereka dapat memulai dengan berjalan kaki 5-10 menit hampir setiap hari dalam seminggu, secara bertahap bekerja hingga 30 menit. 

Bangun dan bergerak setidaknya sekali dalam satu jam daripada duduk dalam waktu lama juga dapat membantu.

2. Istirahat yang cukup 

Sebuah studi di Diabetes Care menemukan bahwa tidur kurang dari lima jam semalam dapat meningkatkan kadar gula darah. 

Penelitian ini melibatkan orang-orang dengan pradiabetes atau diabetes tipe 2 yang tidak diobati yang juga memiliki kelebihan berat badan atau obesitas. 


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bisakah Pradiabetes Disembuhkan?"
Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor : Ariska Puspita Anggraini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru