kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

11 Cara mencegah kehamilan saat berhubungan badan


Senin, 01 November 2021 / 17:03 WIB
ILUSTRASI. Cara mencegah kehamilan saat berhubungan badan. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES.


Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Menunda kehamilan adalah hal yang penting bagi beberapa pasangan suami istri karena sejumlah alasan. Untuk itu, ada beragam cara mencegah kehamilan saat berhubungan badan.

Nah, berikut ini cara mencegah kehamilan saat berhubungan intim seperti dilansir dari Medical News Today:

1. Gunakan kondom pria

Kondom pria dan wanita adalah satu-satunya jenis kontrasepsi yang melindungi dari infeksi menular seksual. Ketika digunakan dengan benar, kondom pria efektif mencegah kehamilan hingga 80%, menurut penelitian Centers for Disease Control and Prevention (CDC). 

Kondom juga mudah dibeli di berbagai tempat, tanpa resep. Jika malu membeli secara langsung, Anda bisa membeli kondom secara online. 

2. Kondom wanita

Kondom wanita juga tersedia tanpa resep dokter. Kondom dapat digunakan sebagai pengganti kondom pria, tetapi tidak boleh digunakan berbarengan dengan kondom pria. 

Menurut CDC, kondom wanita sekitar 79% keefektifan untuk mencegah kehamilan. Banyak toko obat sekarang menjual kondom wanita. 

Baca Juga: 5 Makanan yang Bisa Membantu Mengobati Ejakulasi Dini

3. Diafragma

Diafragma adalah metode kontrasepsi yang ditempatkan di dalam vagina. Penting untuk mengoleskan spermisida ke diafragma sebelum digunakan.

Ketika digunakan dengan spermisida, CDC memperkirakan, diafragma mendekati 90% efektif untuk mencegah kehamilan. 

Seseorang harus memasukkan diafragma beberapa jam sebelum berhubungan, membiarkannya di tempatnya selama 6 jam setelah berhubungan seks, dan melepaskannya setelah 24 jam.

Namun demikian, diafragma tidak melindungi wanita terhadap penyakit seksual menular. 

4. Tutup serviks

Tutup serviks adalah cangkir silikon lembut yang ditempatkan jauh di dalam vagina. Ini menutupi leher rahim untuk menghentikan sperma mencapai sel telur.

Efektivitas tutup serviks ini bervariasi menurut berbagai sumber, tetapi diperkirakan bahwa efektivitasnya berkisar antara 70 hingga 85%. 

Baca Juga: Lakukan 5 Hal Ini untuk Membantu Memperlancar Program Hamil




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×