kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

10 Tanda-Tanda Tubuh Kelebihan Gula, Catat Ya!


Senin, 09 Desember 2024 / 02:50 WIB
10 Tanda-Tanda Tubuh Kelebihan Gula, Catat Ya!
ILUSTRASI. Kebanyakan gula justru berdampak buruk bagi kesehatan, seperti picu obesitas, penyakit diabetes tipe 2, gangguan jantung, hingga kerusakan hati.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

2. Mudah merasa lapar 

Masih dari sumber yang sama, tanda kelebihan gula adalah meningkatnya rasa lapar. Rasa lapar itu terjadi karena gula tidak memberikan rasa kenyang. Tanpa protein, serat, dan lemak sehat, tubuh akan membakar gula dengan cepat sehingga meningkatkan rasa lapar. 

Hal itu meningkatkan keinginan ngemil yang tidak disadari dan kompulsif. 

3. Mudah tersinggung 

Mudah tersinggung, murung, atau gelisah juga bisa menjadi salah satu pertanda tubuh kelebihan gula. Sebuah penelitian menunjukkan, konsumsi gula tambahan terlalu banyak bisa memicu peradangan, memperburuk suasana hati, dan menyebabkan depresi. 

Hal ini terjadi karena makanan tinggi gula tanpa protein dan lemak dengan cepat meningkatkan gula darah, tetapi saat tubuh memproses semuanya, tingkat energi akan turun dan membuat Anda merasa lesu dan mudah tersinggung. 

4. Mudah lelah 

Gula mudah diserap dan dicerna tubuh. Oleh karena itu, jika Anda merasa lelah, bisa jadi itu disebabkan karena jumlah gula yang dikonsumsi terlalu banyak. 

Gula akan menaikkan energi dengan sangat cepat. Jadi berapa pun banyaknya gula dikonsumsi, dalam waktu 30 menit, tubuh akan merasa lapar lagi. 

Hal itu menyebabkan tubuh kekurangan energi atau mencari energi lagi. 

Baca Juga: Catat 7 Jenis Makanan yang Dapat Menurunkan Kadar Testosteron

5. Makanan tidak terasa cukup manis 

Jika Anda merasa makanan manis tidak lagi terasa manis, bisa jadi itu adalah tanda tubuh kelebihan gula. Hal ini terjadi karena otak dilatih untuk mengharapkan kadar kemanisan yang sangat tinggi akibat sudah terbiasa makan makanan manis. 

Dengan begitu, tubuh akan lebih sulit merasa puas dengan makanan yang kurang manis karena sudah terbiasa merasakan kadar kemanisan yang tinggi. 

6. Jerawat dan kerutan 

Kemunculan jerawat dan kerutan bisa menjadi tanda bahwa tubuh kebanyakan makan gula tambahan. Studi menunjukkan, resistensi insulin dikaitkan dengan peningkatan risiko timbulnya jerawat. 

Resistensi insulin terjadi ketika sel-sel di hati, otot, dan lemak tidak merespons insulin sebagaimana mestinya, hormon dalam tubuh yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. 

Baca Juga: 11 Buah dan Sayuran yang Bisa Memperpanjang Usia, Catat Ya!

Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula tambahan merupakan faktor risiko resistensi insulin. 

Terlalu banyak gula juga dapat membuat kulit lebih rentan terhadap kerutan seiring bertambahnya usia. 

Bila Anda mengonsumsi terlalu banyak gula, tubuh dapat memproduksi apa yang dikenal sebagai produk akhir glikasi lanjutan, yang merupakan produk dari gula berlebih. 


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×