10 Aktivitas Sehari-Hari yang Bisa Mencegah Sakit Punggung Kumat Lagi

Kamis, 01 September 2022 | 11:45 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
10 Aktivitas Sehari-Hari yang Bisa Mencegah Sakit Punggung Kumat Lagi

ILUSTRASI. Ilustrasi. Sakit punggung


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nyeri punggung membuat Anda merasa tidak nyaman dan bisa menganggu aktivitas. Ini 10 aktivitas sehari-hari yang bisa mencegah sakit punggung muncul kembali.  

Nyeri punggung umum dikeluhkan oleh orang dewasa. Nyeri punggung menimbulkan rasa tidak nyaman dan menyakitkan yang bisa menganggu aktivitas. 

Baca Juga: Menurunkan Asam Urat Tinggi, Ini Manfaat Daun Mangga untuk Kesehatan

Mengutip dari Medical News Today, sakit punggung muncul karena banyak faktor seperti efek cedera, aktivitas, dan beberapa kondisi medis lainnya. 

Sakit punggung bisa diatasi dengan banyak cara. Selain itu, merubah beberapa kebiasaan sehari-hari bisa membantu mencegah sakit punggung. 

Berikut, aktivitas sehari-hari yang efektif mencegah sakit punggung: 

1. Tidur dengan bantal di bawah lutut 

Mengutip dari Healthline, tidur telentang memberi tekanan pada tulang belakang. Mengangkat kaki sedikit bisa mengurangi tekanan pada punggung saat tidur. 

Anda bisa meletakkan bantak di bawah lutut untuk mengurangi tekanan pada punggung. 

2. Olahraga 

Olahraga yang fokus pada otot inti bisa membantu mengurangi risiko cedera terkait punggung, seperti ketegangan dan kejang otot. 

Anda bisa mencoba olahraga dengan menguatkan otot punggung dan perut dua kali dalam seminggu. 

Bila Anda melakukannya secara rutin dan berkelanjutan, olahraga tersebut bisa membuat punggung menjadi lebih kuat dan fleksibel. 

3. Tingkatkan asupan vitamin D 

Kekurangan asupan vitamin D menjadi salah satu penyebab paling umum sakit punggung di kemudian hari, terutama untuk perempuan. 

Untuk mencegah sakit punggung, Anda sebaiknya mengonsumsi kalsium dan vitamin D. 

Beberapa contoh makanan dan minuman yang mengandung kalsium adalah susu, yogurt, sayuran hijau, suplemen vitamin. 

Sedangkan, untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh Anda bisa mengonsumsi kuning telur, hati sapi, dan keju. 

4. Ganti sepatu 

Anda sebaiknya menggunakan sepatu hak rendah yang nyaman untuk mencegah sakit punggung. 

Asal tahu saja, sepatu hak rendah bisa mengurangi ketegangan pada punggung saat Anda berdiri. 

Sepatu dengan hak kurang dari 1 inci menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kesehatan punggung. 

5. Postur tubuh tegak 

Postur tubuh yang buruk membuat ketegangan dan tekanan pada punggung. Anda sebaiknya menghindari postur tubuh membulatkan bahu, membungkuk, atau membungkuk ke samping saat berdiri. 

6. Jangan merosot di atas meja 

Anda sebaiknya tetap menjaga postur tubuh tetap baik saat duduk saat bekerja. 

Anda bisa memilih kursi yang berkualitas untuk memberikan dukungan kuat untuk punggung. Selain itu, Anda harus pastikan lutut sedikit lebih tinggi dari pinggung saat Anda duduk. 

7. Bergerak 

Anda sebaiknya menghindari duduk atau berdiri terlalu lama. Anda bisa berkeliling ruangan beberapa jam sekali. 

Hal ini efektif untuk menghindari tekanan pada tulang belakang. 

8. Berhenti merokok 

Perokok aktif lebih mungkin mengalami sakit punggung daripada orang yang tidak merokok. 

Kandungan nikotin dalam rokok bisa membatasi aliran darah ke cakram di tulang belakang. Hal ini bisa menyebabkan tulang mengering, retakm atau pecah, 

Merokok juga bisa mengurangi jumlah oksigen dalam darah yang menyebabkan pengurangan nutrisi pada otit dan tendon di punggung. 

9. Jangan membawa beban yang berat 

Membawa tas laptop besar, koper, kamera, atau belanjaan bisa menyebabkan ketegangan pada punggung. 

Anda sebaiknya mengurangi beban dari bahu dengan membawa barang lebih sedikit, membagi bebas ke kedua sisi tubuh dan memindahkan beban dari bahu ke bahu. 

10. Peregangan 

Berjalan-jalan, dan melakukan peregangan sederhana bisa membantu meningkatkan sirkulasi ke punggung. 

Selain itu, cara tersebut bisa meredakan ketegangan atau nyeri pada punggung. 

Baca Juga: Benarkah Minum Air Putih Bisa Menurunkan Kolesterol Tinggi?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru