Yuk, waspadai gejala dan penyebab jantung bengkak

Jumat, 18 Desember 2020 | 13:21 WIB   Penulis: Belladina Biananda
Yuk, waspadai gejala dan penyebab jantung bengkak

ILUSTRASI. Ada beberapa penyebab jantung bengkak yang perlu Anda waspadai.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jantung bengkak atau kardiomegali merupakan suatu kondisi di mana organ pemompa darah Anda mengalami pembesaran. Ada banyak penyebab jantung bengkak yang perlu Anda waspadai, seperti stres atau kondisi kesehatan tertentu.

Gejala Jantung Bengkak

Mengutip dari Mayo Clinic (mayoclinic.org), beberapa orang tak mengalami gejala jantung bengkak apa pun. Namun, ada beberapa tanda yang sebaiknya Anda perhatikan. Jantung bengkak bisa menyebabkan seseorang sesak napas, mengeluarkan keringat berlebih, dan irama jantung yang tak stabil.

Selain itu, Anda juga bisa mengalami gejala lain yang lebih parah. Misalnya, nyeri dada, pingsan, dan rasa sakit yang menjalar ke lengan, punggung, dan perut. Jika Anda mengalami gejala-gejala itu, segera periksakan diri ke dokter agar mendapat perawatan yang tepat.

Penyebab Jantung Bengkak

Penyebab jantung bengkak adalah kerusakan otot jantung sehingga jantung perlu memompa darah dengan usaha yang lebih ekstra. Seiring berjalannya waktu, kemampuan jantung akan melemah jika kondisi pembengkakan tak segera ditangani.

Baca Juga: 6 Manfaat minyak ikan, bisa menyehatkan jantung,

Mayo Clinic menyebutkan ada banyak hal yang bisa jadi penyebab jantung bengkak. Mulai dari tekanan darah tinggi, katup jantung bermasalah, kardiomiopati, penumpukan cairan di sekitar jantung, penyakit jantung koroner, anemia, terlalu banyak zat besi dalam tubuh, dan gangguan tiroid.

Jantung bengkak perlu segera diobati supaya tidak mengganggu kondisi kesehatan Anda yang lain. Beberapa komplikasi jantung yang bisa terjadi adalah gagal jantung, penggumpalan darah, dan kematian mendadak.

Mencegah Jantung Bengkak

Salah satu cara untuk mencegah terjadi pembengkakan jantung adalah dengan mengontrol pola hidup Anda sehari-hari. Cobalah untuk berhenti merokok supaya tekanan darah Anda tak tinggi dan jumlah kolesterol dalam tubuh pun berkurang. 

Baca Juga: Tak ingin gula darah naik tinggi secara tiba-tiba? begini caranya

Jika Anda kesulitan untuk berhenti merokok, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter. Tujuannya agar Anda bisa lebih mudah meninggalkan kebiasaan buruk itu. Selain berhenti merokok, batasi pula konsumsi alkohol supaya kondisi kesehatan Anda tetap terjaga.

Mengonsumsi makanan bergizi juga penting dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung dan organ penting lain dalam tubuh. Jika diperlukan, Anda bisa mengonsumsi obat pengontrol tekanan darah supaya jantung Anda tetap sehat.

Selanjutnya: 6 Gejala stroke dan pencegahannya, waspada!

Editor: Belladina Biananda


Terbaru