kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Yuk simak cara memasak sayur agar gizinya tidak hilang


Sabtu, 25 April 2020 / 08:37 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi koki atau juru masak di dapur restoran


Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

"Menggoreng pada suhu tinggi untuk waktu singkat akan menyebabkan hilangnya vitamin yang larut dalam air dibandingkan dengan memanggang memakai microwave, meskipun tidak sebanyak saat kita merebus atau memasak untuk jangka waktu yang lebih lama," jelas Collins. 

Minyak goreng yang dikemas dengan vitamin E, tujuannya adalah meningkatkan kandungan vitamin E dalam makanan yang digoreng. 

Namun, minyak yang diserap oleh makanan yang digoreng meningkatkan kandungan minyak, dan dengan demikian menyebabkan kenaikan berat badan. Meskipun menggoreng sendiri tidak mempengaruhi kandungan mineral makanan, seperti seng, kalium dan kalsium, Collins mengatakan bahwa makanan yang digoreng biasanya bukan sumber mineral yang baik. 

Jadi, metode mana yang akan kamu pilih untuk memasak sayur? (Bestari Kumala Dewi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Memasak Sayur agar Gizinya Tidak Hilang".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×