CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Yuk cari tahu gejala dan penyebab kanker payudara


Rabu, 15 April 2020 / 14:24 WIB
ILUSTRASI. Visitors walk past a sculpture of a pink ribbon installed to promote the 'Pink Ribbon' breast cancer awareness campaign at Cheonggye Stream in central Seoul October 5, 2011. The annual campaign is held to promote awareness of breast cancer and to support


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fera Queen, penyanyi jebolan X Faktor Indonesia meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit kanker payudara yang dideritanya selama lima tahun.

Kanker payudara umumnya diderita oleh perempuan tapi tidak menutup kemungkinan juga diderita laki-laki. 

Mengutip dari situs Kompas.com, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan kanker payudara salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi pada perempuan Indonesia.  

Baca Juga: Makan tomat secara rutin bisa memperpanjang usia lo

Menyadur dari situs Wikipedia, gejala kanker payudara ditandai dengan munculnya benjolan kecil di sekitar payudara. Benjolan tersebut terus tumbuh hingga menjadi besar. 

Saat benjolan semakin besar akan menempel pada kulit yang menimbulkan perubahan warna puting dan kulit payudara. Gejala lainnya adalah puting susu mengeluarkan cairan berwarna putih. 

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang menderita kanker payudara yakni. 

Paparan estrogen

Berdasarkan laporan Harvard School of Public Health, terapi alias pengobatan yang mengandung estrogen bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker payudara.

Perempuan yang mengkonsumsi obat mengandung estrogen dalam jangka waktu lama berpotensi terkena kanker payudara sebelum menopose. 

Riwayat keluarga 

Apakah Anda memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit ini? Bila iya, artinya Anda berisiko tinggi terkena penyakit kanker payudara. 

Obesitas 

Kegemukan alias obesitas sering dikaitkan dengan beberapa jenis penyakit kanker salah satunya kanker payudara. Obesitas membuat kadar hormon estrogen menjadi lebih tinggi yang mendorong munculnya kanker payudara. 

Konsumsi lemak berlebih 

Seseorang yang mengkonsumsi makanan mengandung lemak secara rutin dengan jumlah berlebihan berpeluang besar terkena kanker payudara. 

Baca Juga: Terlalu banyak minum kopi bisa mengancam kesehatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

[X]
×