kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.113   83,00   0,46%
  • IDX 5.886   12,32   0,21%
  • KOMPAS100 765   1,79   0,23%
  • LQ45 583   0,61   0,10%
  • ISSI 203   0,65   0,32%
  • IDX30 330   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 408   -2,34   -0,57%
  • IDX80 87   0,32   0,37%
  • IDXV30 111   -0,29   -0,26%
  • IDXQ30 106   -0,57   -0,53%

WHO pakai istilah physical distancing, begini beda dengan social distancing


Kamis, 02 April 2020 / 00:05 WIB


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai menggunakan istilah physical distancing atau jarak fisik sebagai cara untuk menghindari penyebaran virus corona baru lebih luas.

Jarak fisik, para ahli menyebutnya, sebagai "arah yang tepat" untuk mengekang Covid-19. Penyebaran virus corona tergolong cepat dan telah menjangkit ratusan negara.

Berbagai kebijakan pun dilakukan setiap negara yang mengonfirmasi Covid-19, mulai penutupan bandara hingga pemberlakuan pembatasan terhadap pergerakan warganya.

Melansir Al Jazeera, dalam sebuah konferensi pers harian pada 20 Maret lalu, pejabat WHO mengatakan, menjaga jarak fisik sangatlah penting di tengah pandemi global virus corona.

Baca Juga: Mengenal lagi virus corona, mulai ciri-ciri, bentuk, hingga penyebarannya

Langkah tersebut tidak berarti secara sosial seseorang harus memutuskan hubungan dan komunikasi dengan orang yang dicintai atau dari keluarganya.

"Saat ini, berkat teknlogi yang telah maju, kita bisa tetap terhubung dengan berbagai cara tanpa benar-benar berada dalam ruangan yang sama dengan orang-orang lain secara fisik," kata Maria Van Kerkhove, ahli epidemiologi WHO.

Menurut Maria, WHO mengubah istilah dengan jarak fisik secara sengaja karena ingin agar orang-orang tetap terhubung. Penyebaran utama virus corona utamanya melalui tetesan pernapasan, terutama saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Oleh karena itu, menjaga jarak fisik yang aman WHO anjurkan untuk mengurangi penularan virus corona. Mereka merekomendasikan menjaga jarak lebih dari satu meter dari orang lain.

Baca Juga: Jangan abaikan, ini 5 gejala ringan virus corona




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×