kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Waspada penyakit kencing tikus di musim hujan: Ini penyebab dan gejala Leptospirosis


Selasa, 30 November 2021 / 16:46 WIB
Waspada penyakit kencing tikus di musim hujan: Ini penyebab dan gejala Leptospirosis
ILUSTRASI. Ilustrasi tikus penyebab leptospirosis.


Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID -Jakarta. Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans pada tikus dan hewan lainnya mengandung bakteri tersebut. 

Penyebab leptospirosis adalah penularannya melalui urin dan kotoran tikus yang terlarut dalam genangan air, banjir, atau lumpur.

Selain itu, penyebaran penyakit ini dapat menyebar ke daerah lain akibat genangan air di mana kencing tikus yang mengandung kuman Leptospira mencemari air yang tergenang.

Menurut Dinas Kesehatan DKI Jakarta, leptospirosis dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, lecet atau luka pada kulit, dan makanan.

Baca Juga: Kucing Peliharaan Sebaiknya Tidak Mengonsumsi Tikus Karena Risiko

Gejala penyakit leptospirosis

Dirangkum dari situs resmi Kementerian Kesehatan, gejala leptospirosis terbagi menjadi bentuk parah/ikterik dan ringan/unik.

Secara umum gejala leptospirosis yang muncul adalah demam, sakit kepala, batuk, diare, tidak nafsu makan, iritasi mata, nyeri otot terutama pada betis, paha, dan gagal ginjal.

Masa inkubasi leptospirosis antara 2-30 hari, biasanya rata-rata 7-10 hari.

Baca Juga: Bahaya Penularan Leptospirosis dari Sugar Glider yang Harus Diwaspadai




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×