Waspada klaster perkantoran, taati protokol kesehatan ini bagi karyawan di kantor

Kamis, 30 Juli 2020 | 15:24 WIB   Reporter: Virdita Rizki Ratriani
Waspada klaster perkantoran, taati protokol kesehatan ini bagi karyawan di kantor

ILUSTRASI. Karyawan melakukan aktivitas di pusat perkantoran, kawasan SCBD, Jakarta, Senin (8/6/2020). Pekan kedua masa pembatasan sosial berskala berskala besar (PSBB) transisi, Pemprov DKI Jakarta mulai memperbolehkan karyawan di perkantoran kembali bekerja dengan

KONTAN.CO.ID - Kementerian Kesehatan mencatat, setidaknya terdapat 701 klaster penyebaran Covid-19 saat ini. Meski demikian, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menuturkan, paling tidak ada delapan klaster yang cukup mendapat perhatian dari pemerintah. Klaster-klaster tersebut, yaitu pasar atau tempat pelelangan ikan, pesantren, transmisi lokal, fasilitas kesehatan, acara seminar, mal, perkantoran dan tempat ibadah.

Melansir data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, setidaknya terdapat 440 karyawan di 68 perkantoran di DKI Jakarta yang dinyatakan positif Covid-19. Jumlah itu meningkat drastis dibandingkan dengan data sebelum 4 Juni 2020. Pada saat itu, terdapat 43 kasus positif Covid-19 di lingkungan perkantoran.

Untuk mencegah terjadinya kenaikan kasus di klaster perkantoran, para pekerja pun dihimbau menerapkan protokol kesehatan di kantor. Di antaranya sebagai berikut:

Baca Juga: Google akan biarkan karyawannya kerja dari rumah sampai 2021

Aturan lengkap protokol kesehatan di perkantoran

Berikut aturan lengkap protokol kesehatan yang harus diterapkan perkantoran dilansir dari Kemenkes:

1. Saat perjalanan ke/dari tempat kerja

  1. Pastikan anda dalam kondisi sehat, jika ada keluhan batuk, pilek, demam agar tetap tinggal di rumah.
  2. Gunakan masker
  3. Upayakan tidak menggunakan transportasi umum, jika terpaksa menggunakan transportasi umum:

a) Tetap menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter.

b) Upayakan tidak sering menyentuh fasilitas umum, gunakan handsanitizer

c) Gunakan helm sendiri

d) Upayakan membayar secara non tunai, jika terpaksa memegang uang gunakan handsanitizer sesudahnya.

e) Tidak menyentuh wajah atau mengucek mata dengan tangan, gunakan tissue bersih jika terpaksa.

Baca Juga: Jokowi pastikan akan jatuhkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19

2. Selama di tempat kerja

  1. Saat tiba, segera mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  2. Gunakan siku untuk membuka pintu dan menekan tombol lift.
  3. Tidak berkerumun dan menjaga jarak di lift dengan posisi saling membelakangi.
  4. Bersihkan meja/area kerja dengan desinfektan.
  5. Upayakan tidak sering menyentuh fasilitas/peralatan yang dipakai bersama di area kerja, gunakan hand sanitizer.
  6. Tetap menjaga jarak dengan rekan kerja minimal 1 meter.
  7. Usahakan aliran udara dan sinar matahari masuk ke ruang kerja.
  8. Biasakan tidak berjabat tangan.
  9. Masker tetap digunakan.

Baca Juga: Harga sepeda lipat United E-Trifold bikin kepala geleng-geleng

3. Saat tiba di rumah

  1. Jangan bersentuhan dengan anggota keluarga sebelum membersihkan diri (mandi dan mengganti pakaian kerja)
  2. Cuci pakaian dan masker dengan deterjen. Masker sekali pakai, sebelum dibuang robek dan basahi dengan desinfektan agar tidak mencemari petugas pengelola sampah.
  3. Jika dirasa perlu bersihkan handphone, kacamata, tas dengan desinfektan
  4. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan konsumsi gizi seimbang, aktifitas fisik minimal 30 menit perhari, istirahat cukup (tidur minimal 7 jam), berjemur di pagi hari.
  5. Lebih berhati-hati apabila memiliki penyakit degeneratif seperti diabetes, hipertensi, gangguan paru dan gangguan ginjal atau kondisi immunocompromised/penyakit autoimun dan kehamilan.
  6. Upayakan penyakit degeneratif selalu dalam kondisi terkontrol.

Baca Juga: Mulai 1 Oktober, Turki disebut-sebut memasuki periode baru dan gelap

 

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Virdita Ratriani


Terbaru